Mohon tunggu...
MSNEWS
MSNEWS Mohon Tunggu... Freelancer - Laman informasi yang diperoleh dari masyarakat
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Informasi itu, yang ringan, enak dibaca dan bermanfaat untuk kita semua...

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Lagu "Gemu Fa Mi Re" Diciptakan Nyong Franco di Hutan Maumere

19 Maret 2018   09:36 Diperbarui: 19 Maret 2018   09:52 663
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
(sumber: twitter.com/nf_mof)

Situasi Franco yang demikian telah menggugah keprihatinan berbagai kalangan, di antaranya dari Aloysius Hieng selaku Ketua Umum Organisasi Masyarakat Pemuda Teguh Indonesia Raya (Ormas Petir) dan sutradara senior Ismail saat ditemui di kantor Parfi (Persatuan Artis dan Film Indonesia) di PPHUI, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, (14/3).

dok. pribadi
dok. pribadi
Mereka menyebut  Nyong Franco, secara tak langsung telah mengangkat nama baik Maumere secara khusus dan Indonesia pada umumnya. "Kita semua tahu bahwa lagu Gemu Fa Mi Re sangat digemari oleh siapa saja.  Sebagai warga Maumere dirinya bangga memiliki kerabat yang karyanya sudah mendunia," ujar Aloysius.

Senada dengan Aloysius, Ketum Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) Febrian Aditya juga menyampaikan dukungan penuh. "Lagu Gemu Fa Mi Re layak dijadikan tema film layar lebar maupun dokumenter untuk pengembangan destinasi wisata Nusa Tenggara Timur melalui audio visual. "Saya  akan mengajak pihak Kementerian Pariwisata dan  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menggalang kerja sama," katanya.

Ketua Umum Parfi ini menyatakan dukungannya pengembangan wisata melalui kreativitas musik dan film, salah satunya dengan mengangkat lagu Gemu Fa Mi Re. "Saya juga berharap pemerintah provinsi jangan pernah berhenti untu mendukung kreativitas putra daerah," tandas Febrian.

Febrian menambahkan, Parfi akan menyiapkan SDM untuk pembuatan film dokumenter dan layar lebar yang mengisahkan kehidupan Nyong Franco. Parfi akan bekerja sama dengan Ormas Petir,  KFT (Karyawan Film dan Televisi), Majalah Duta Wisata dan Majalah Intai (Indonesia-Taiwan).

Rencana tersebut sudah dijadwalkan dalam waktu dekat. "Rencananya kami akan mengajak Presiden RI, Kapolri, Panglima TNI bersama para prajurit agar memberikan dukungan lagu Gemu Fa Mi Re dijadikan lagu duta wisata, di Maumere dan Indonesia  pada umumnya," pungkas Febrian.

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun