2. Memberi Konteks dan Edukasi
Jika memutuskan untuk menampilkan adegan carok, penting untuk memberikan konteks yang jelas dan pesan edukatif. Jelaskan latar belakang budaya, dampak negatif kekerasan, dan pentingnya menyelesaikan konflik secara damai.
3. Menghindari Glorifikasi Kekerasan
Pastikan konten tidak memuliakan atau mengagungkan kekerasan. Sebaliknya, fokuslah pada pesan-pesan positif seperti perdamaian, resolusi konflik yang konstruktif, dan penghormatan terhadap kehidupan manusia.
      Menghadapi fenomena viralitas adegan carok di media sosial, kita harus bijak dalam menilai dan menyikapinya. Sebagai pengguna dan pembuat konten, kita memiliki tanggung jawab untuk tidak hanya mengejar popularitas, tetapi juga memastikan bahwa apa yang kita bagikan berdampak positif bagi masyarakat. Menggunakan media sosial untuk mengedukasi, menyebarkan nilai-nilai damai, dan menghormati keberagaman budaya adalah langkah nyata yang bisa kita ambil. Dengan begitu, kita dapat mengubah narasi kekerasan menjadi pesan-pesan yang membangun dan menginspirasi.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI