Mohon tunggu...
muhammad kana
muhammad kana Mohon Tunggu... Pelajar Sekolah - Pelajar
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

hai, saya kana saya gemar menulis artikel

Selanjutnya

Tutup

Entrepreneur

Cara Membuat Keripik Kentang Untuk Usaha

6 Maret 2024   13:53 Diperbarui: 6 Maret 2024   14:07 172
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
source: freepik.com

Keripik kentang adalah makanan ringan yang terbuat dari irisan kentang tipis yang digoreng atau dipanggang hingga kering dan renyah. Keripik kentang biasanya disajikan sebagai camilan atau hidangan pembuka.  Membuat keripik kentang untuk usaha bisa dilakukan dengan beberapa langkah berikut: 

Persiapan 

Sebelum memulai usaha keripik kentang, ada beberapa hal penting yang perlu dipersiapkan: 

Bahan:

Cara Membuat keripik kentang untuk usaha bisa dilakukan dengan beberapa langkah berikut:

Bahan Utama

  • Kentang berkualitas baik (pilih kentang yang keras dan tidak berongga)
  • Minyak goreng

Bahan Bumbu

  • Garam
  • Bumbu tambahan (opsional): bawang putih bubuk, paprika bubuk, balado bubuk, dll.

Bahan Kemasan

  • Plastik kedap udara atau wadah
  • Label

Alat

Cara membuat keripik kentang untuk usaha bisa dilakukan dengan beberapa langkah berikut:

- Pisau tajam atau alat pengiris kentang 

- Wajan besar

- Saringan

- Baskom

-Kertas tisu

- Mesin pengemas (opsional)

Langkah-Langkah

1. Pilih dan cuci kentang

  • Pilih kentang yang keras, tidak berongga, dan tidak busuk.
  • Cuci kentang dengan air bersih untuk menghilangkan kotoran.

2. Kupas dan iris kentang

  • Kupas kentang menggunakan pisau atau alat pengupas.
  • Iris kentang setipis mungkin (sekitar 2-3 mm) agar keripik matang merata dan renyah.
  • Tips: Gunakan alat pengiris kentang untuk hasil irisan yang lebih tipis dan rapi.

3. Rendam kentang (opsional)

  • Rendam irisan kentang dalam air dingin selama 10-15 menit untuk menghilangkan pati dan mencegah keripik menjadi coklat.
  • Bilas kembali kentang dengan air bersih dan tiriskan.

4. Bumbui kentang

  • Campurkan kentang dengan garam dan bumbu tambahan (jika menggunakan) dalam sebuah baskom.
  • Aduk rata hingga semua kentang terlapisi bumbu.

5. Goreng kentang

  • Panaskan minyak goreng ke  dalam wajan dengan api sedang.
  • Gunakan termometer untuk memastikan minyak mencapai suhu 175C.
  • Masukkan kentang sedikit demi sedikit agar tidak lengket dan matang merata.
  • Goreng kentang selama 2-3 menit hingga berwarna kuning keemasan dan renyah.
  • Tips: Atur api agar kentang tidak gosong.

6. Tiriskan dan dinginkan keripik

  • Angkat kentang dan tiriskan minyaknya menggunakan saringan.
  • Letakkan keripik kentang di atas kertas tisu untuk menyerap minyak berlebih.
  • Biarkan keripik kentang mendingin sepenuhnya sebelum dikemas.

7. Kemas keripik kentang

  • Masukkan keripik kentang dalam plastik kedap udara atau wadah yang kedap udara agar tetap renyah.
  • Beri label pada kemasan yang berisi nama produk, tanggal produksi, dan tanggal kadaluarsa.

Tips

Pemilihan Kentang

  • Varietas: Pilihlah varietas kentang khusus untuk keripik, seperti "kentang granola" atau "kentang desiree". Kentang ini memiliki kadar air rendah dan kandungan pati yang lebih sedikit, sehingga menghasilkan keripik yang lebih renyah.
  • Kematangan: Gunakan kentang yang sudah matang dan cukup tua. Kentang muda mengandung lebih banyak air, sehingga keripik bisa menjadi lembek.
  • Penyimpanan: Hindari menyimpan kentang di lemari es karena dapat mengubah tekstur dan rasa pada kentang. Simpan kentang di tempat yang sejuk dan juga kering.

Pengirisan

  • Ketebalan: Iris kentang setipis mungkin (sekitar 2-3 mm) untuk memastikan kematangan merata dan hasil yang renyah.
  • Konsistensi: Usahakan irisan kentang memiliki ketebalan yang seragam agar matang bersamaan.
  • Alat: Menggunakan alat pengiris akan menghasilkan irisan yang lebih tipis dan seragam dibandingkan dengan menggunakan pisau manual.

Perendaman

  • Tujuan: Merendam kentang dapat membantu menghilangkan getah dan kelebihan pati, sehingga keripik tidak lengket dan warnanya lebih menarik.
  • Waktu: Waktu perendaman bisa disesuaikan, umumnya 10-15 menit sudah cukup.
  • Air kapur sirih: Beberapa resep menggunakan air kapur sirih untuk membantu proses pengeringan dan membuat keripik lebih renyah. Namun, pastikan untuk menggunakan air kapur sirih khusus makanan dan dalam takaran yang tepat.

Penggorengan

  • Suhu minyak: Panaskan minyak hingga cukup panas (sekitar 160-180 derajat Celcius) sebelum memasukkan kentang. Suhu yang terlalu dingin membuat keripik menyerap minyak lebih banyak, sedangkan suhu yang terlalu panas juga bisa membuat keripik cepat gosong.
  • Jumlah kentang: Goreng kentang sedikit demi sedikit agar suhu minyak tidak turun drastis dan keripik matang merata.
  • Aduk perlahan: Aduk kentang sesekali agar tidak lengket dan matang merata.

Pengemasan:

  • Kedap udara: Pastikan kemasan keripik kedap udara untuk mencegah keripik menjadi melempem dan menjaga kualitasnya.
  • Material: Pilihlah kemasan yang aman untuk makanan dan tidak mudah sobek.
  • Label: Berikan label yang jelas pada kemasan berisi nama produk, komposisi, tanggal produksi, dan tanggal kadaluarsa.

Variasi rasa

- Bereksperimenlah dengan berbagai macam bumbu untuk menciptakan rasa yang unik dan menarik. Beberapa contoh bumbu yang bisa digunakan:

  • Balado
  • Keju
  • Barbeque
  • Seaweed
  • Sapi panggang
  • Jagung bakar
  • Dll.

Meningkatkan Bisnis Anda dengan keripik kentang yang mudah dibuat dengan alat pengupas kentang. Dengan menggunakan alat pengupas kentang bisa membantu Anda mengupas kentang dengan mudah dan juga cepat.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Entrepreneur Selengkapnya
Lihat Entrepreneur Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun