Sebagai contoh, dalam topik ekosistem, guru dapat menyesuaikan pembelajaran dengan menyediakan bacaan dengan tingkat kesulitan yang berbeda, menggunakan multimedia untuk menjelaskan konsep, dan mengorganisir kegiatan lapangan untuk observasi langsung. Siswa yang lebih maju mungkin diberi tugas untuk meneliti dan mempresentasikan tentang dampak aktivitas manusia terhadap ekosistem, sementara siswa lain mungkin bekerja pada proyek kolaboratif untuk membuat model ekosistem sederhana.
Kesimpulan
Pembelajaran berdiferensiasi dalam mata pelajaran IPA memungkinkan semua siswa untuk terlibat, belajar, dan berkembang sesuai dengan kebutuhan unik mereka. Melalui pendekatan ini, guru dapat membantu siswa membangun pemahaman yang kuat tentang konsep IPA, sambil mengembangkan keterampilan kritis, kreativitas, dan keingintahuan ilmiah.
Referensi
- Piaget, J. (1952). The Origins of Intelligence in Children. New York, NY: International Universities Press.
- Subban, P. (2006). Differentiated instruction: A research basis. International Education Journal, 7(7), 935-947.
- Tomlinson, C.A. (2001). How to Differentiate Instruction in Mixed-Ability Classrooms. Alexandria, VA: Association for Supervision and Curriculum Development.
- Vygotsky, L. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI