Walaupun sudah punya bini, hampir tiap sore kami selalu nongkrong di warung kopi. Sesore aja tak hadir di warung kopi pasti langsung menjadi banyak pertanyaan.Â
Apalagi kalau sampai tiga sore gak kumpul di warung kopi, pasti langsung dijuluki suami takut istri. Dia pun akan selalu menjadi tertawaan.Â
"Kamu juga selalu ke sini? " tanyaku pada laki laki yang berkumis tipis dan berbadan atletis.Â
Sore itu warung kopi kosong. Memang habis hujan besar. Mungkin mereka agak malas ke warung kopi. Laki-laki itu dan saya yang ngopi sore itu.Â
"Iya."
"Kamu jarang aku lihat? "Â
"Sebetulnya tidak selalu. Kalau ada waktu senggang saja. Kebetulan tidak setiap sore aku memiliki waktu senggang. "
Aku sendiri belum begitu lama tinggal di kampung pinggir kota itu. Untuk menghemat biaya hidup, aku ngontrak di kampung yang berada tepat di pinggir kota tempatku bekerja.Â
"Rupa rupanya kamu suami yang setia. Paling tidak jika dibandingkan dengan laki-laki lain yang lebih suka nongkrong di sini setiap sore. "
Laki-laki itu hanya tersenyum.Â
"Dia sedang bermasalah dengan istrinya, " kata pemilik warung kopi.Â
"Rumahnya yang mana? "
"Rumah warna ungu dekat sekolah SD. "
"Orang kaya dia, rumahnya besar. "
"Istrinya yang kaya. "
Aku seruput kopi itu dengan nikmat. Setelah laki-laki itu pergi, aku benar-benar sendiri.Â
Baru kemarin aku berkenalan dengan perempuan daerah sini. Perempuan itu agak agresif untuk ukuranku. Tapi, laki-laki mana yang tak suka dengan perempuan agresif?Â
Dan ketika perempuan itu mengajakku menginap di hotel, langsung aku tancap gas. Sudah sebulan aku belum pulang. Laki-laki mana yang dapat menahan kekuatan nya lebih dari sebulan?Â
"Istrinya Ganto mati terbunuh, " kata laki-laki yang baru datang.Â
"Siapa yang membunuhnya? "
"Ganto sendiri. "
"Barusan dia ngopi di sini. "
"Berarti dia abis bunuh istrinya terus ngopi ke sini. "
"Masa? "
"Darahnya saja belum kering. "
"Padahal dia laki-laki yang setia. "
"Istrinya yang selingkuh. "
Dan aku ingat bagaimana tubuh wanita itu masih bergoyang-goyang di atas tubuhku.Â
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI