Mohon tunggu...
MISBAHULZAIN
MISBAHULZAIN Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa UIN SUNAN KALIJAGA

Saya menyukai olahraga

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Perencanaan dan Eksekusi yang Cerdas Menghasilkan Penampilan yang Berkelas

2 November 2024   07:07 Diperbarui: 2 November 2024   08:42 42
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Planning and action merupakan dua aspek penting yang harus kita perhatikan dalam mengadakan sebuah kegiatan. Dikarenakan hal ini menjadi pondasi utama berlangsungnya kegiatan, jika ada satu dari dua aspek diatas tidak dipersiapkan dengan matang, maka sudah pasti kegiatan tersebut tidak akan berjalan dengan baik, dan akan menimbulkan banyak kerugian kerugian lainnya, seperti kurangnya antusiasme dari pihak audience,jika audience saja tidak respect terhadap kegiatan yang kita adakan, bagaimana kita bisa memberikan branding yang baik untuk kegiatan tersebut. Maka dari itu dalam artikel ini, kami akan memberikan sedikit pengalaman terkait penting nya planning and action dalam mengadakan sebuah kegiatan.

Pada tanggal 2 oktober 2024, dosen pengampu kami pada mata kuliah Public Speaking, UIN Sunan Kalijaga, memberikan tugas Ujian Akhir Semester (UAS) kepada kami untuk melaksanakan kegiatan praktikum seminar public speaking sekaligus sebagai bentuk implementasi dari materi yang telah kami pelajari. Kegiatan ini diwajibkan untuk diadakan di sekolah-sekolah mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah ke Atas (SMA), dan kami diberikan waktu sekitar 2 minggu untuk mencari dan menkonfirmasi Lokasi sekolah yang akan kita pilih untuk kegiatan ini.

Untuk pelaksanaan seminar sekolah sendiri diberikan rentang waktu hingga 1 bulan lamanya dari 28 Oktober hingga 22 November 2024. dari penjelasan singkat diatas sudah sangat jelas bahwa planning itu sangat penting bukan? dimulai dari 2 minggu waktu yang diberikan untuk memilih tempat, hingga 1 bulan menentukan tanggal pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa untuk mengadakan acara yang terbilang cukup besar ini memerlukan persiapan dari jauh-jauh hari.

1.PENENTUAN TEMPAT DAN MATERI

Dalam poin ini kami akan memberikan pengalaman persiapan kami menjelang kegiatan seminar. Hal pertama yang kami lakukan untuk menyusun perencanaan awal adalah menentukan sekolah mana yang akan kita pilih, dikarenakan ini adalah tugas uas yang mana tema sudah ditentukan, sehingga masing masing kelompok cukup memilih salah satu tema tersebut. Dari kelompok kami memilih SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta sebagai tempat praktikum seminar public speaking. Dan membuat janji kepada pihak sekolah untuk menentukan tanggal pelaksanaannya, disepakati pada 29 oktober 2024. Sekiranya kami hanya memiliki waktu 2 minggu untuk mempersiapkan kegiatan ini.

Untuk mempermudah runtutan rancangan yang akan kami buat, kami juga membuat timeline agar rancangan kami terstruktur dalam proses eksekusinya. Karena tema besar yang kami pilih adalah public speaking, maka judul yang kami angkat untuk kegiatan ini adalah "Mastering The Art Of Public Speaking" atau menguasai seni berbicara di depan umum. Harapannya agar bisa membantu para audiens memahami bahwa di dalam komunikasi pun juga ada seninya. Materi yang akan dipersiapkan diantaranya ada cara cara meningkatkan kepercayaan diri, pentingnya ingatan bagi seorang public speaker, macam macam Teknik pembukaan, hingga beberapa tipe audiens dan pembicara. Para pemateri juga telah mempersiapkan jargon dan beberapa kalimat penyemangat yang digunakan untuk memantik semangat para audiens serta bisa membuat suasana seminar semakin hidup.

Tak hanya itu, kami memanfaatkan momen ini untuk melengkapi keperluan kegiatan yaitu berupa flyer, sertifikat, dan rundown. Flyer kegiatan berisikan foto tim, dosen, nama kepala sekolah/perwakilan, lokasi serta waktu kegiatan. Sertifikat nanti nya akan diserahkan kepada pihak sekolah sebagai cenderamata dan bentuk  ucapan terima kasih kami karena telah memberikan sebagian waktu, tempat serta berpartisipasi memberikan dukungan untuk kami melaksanakan praktikum seminar ini. Dari kami pun juga telah menyediakan doorprize bagi audiens yang aktif dan berani bertanya.

2. PERSIAPAN LOGISTIK

Dalam mempersiapkan kegiatan tentunya sangat penting untuk mempersiapkan keperluan logistik agar tidak ada hambatan dalam pelaksanaan kegiatan. Persiapan logistik yang kami persiapkan menyesuaikan kegiatan yang diadakan dan dikarenakan dari pihak sekolah telah membantu kami dalam menyediakan alat bantu pembelajaran seperti, proyektor, layer, bahkan sampai microphone, Dalam hal ini kami hanya menyiapkan sertifikat sebagai cenderamata kepada pihak sekolah, dan beberapa doorprize bagi audiens yang beruntung, pada Langkah ini pastinya kami diskusikan biaya anggaran yang akan dikeluarkan untuk melaksanakan kegiatan yang nantinya digunakan untuk membeli barang barang yang sudah di estimasikan sebelumnya. Tak hanya itu, pada langkah ini juga dimanfaatkan untuk melengkapi panduan kegiatan berupa flyer, sertifikat, dan rundown.

3. KOMUNIKASI YANG TERJALIN

Untuk mengadakan sebuah kegiatan tentunya memerlukan adanya komunikasi dengan bagi tugas mengkoordinasi mulai dari menghubungi pihak sekolah, keperluan apa saja yang perlu dipersiapkan, hingga materi yang akan disampaikan. Hal ini dilakukan agar lebih menghemat waktu pengerjaan, dan juga lebih bisa memanfaatkan untuk fokus ke persiapan materi. Dari komunikasi yang terjalin tersebut meminimalisir akan adanya miskomunikasi yang bisa memberi dampak buruk keberlangsungannya kegiatan. Selain itu juga bisa untuk menambah relasi dengan pihak sekolah.

4. PERSIAPAN YANG MATANG

Sekitar 3 jam sebelum menuju ke lokasi, kami berkumpul di salah satu kelas di kampus untuk melakukan latihan seolah-olah sedang berada di panggung. Hal ini diperlukan bagi seorang public speaker sebagai gambaran agar bisa beradaptasi bagaimana saat menghadapi audiens nantinya. Tak hanya itu sebagian dari kami juga menata doorprize , dan mengecek kembali perlengkapan takut jika ada yang tertinggal.

Setelah sampai di lokasi, kami langsung dipersilahkan ke studionya. Dibilang gugup pasti karena studio yang diberikan di luar ekspektasi kami dan ruang tersebut sangat luas serta memanjang. Tidak tinggal diam, kami pun mulai mempersiapkan laptop untuk menyambungkan ke proyektor yang telah disediakan dan juga tak lupa dengan kertas absensi peserta beserta pena. Dengan persiapan yang matang ini, kami hanya tinggal mengeksekusi dengan cerdas bagaimana agar audiens tetap dapat dikondisikan selama berlangsungnya acara.

5. PELAKSANAAN ACARA

Setelah semua persiapan telah diselesaikan maka saatnya untuk melangsungkan acara. Pada tanggal 29 Oktober 2024 pukul 12.30 WIB kami semua sudah berkumpul di SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Kami pun diantar pihak sekolah menuju studio animasi dimana tempat pelaksanaan acara, disana kami dibantu team sekolah untuk menyiapkan tempat duduk dan alat bantu presentasi. Murid murid pun mulai berdatangan, diawali dengan absen kehadiran dan langsung menuju tempat masing masing. acara pun dimulai, dengan diawali sambutan oleh pihak sekolah, dan diambil alih oleh moderator. satu pertama satu dari kami pun presentasi,di akhir presentasi dibuka sesi tanya jawab, dan bagi audience yang terpilih akan mendapatkan doorprize. tiba saat nya di rangkaian acara terakhir yaitu penyerahan kenang kenangan, berupa sertifikat kepada pihak sekolah yang langsung diberikan oleh dosen pengampu kami. 

 6. EVALUASI

Setelah acara selesai, saatnya melaksanakan evaluasi. Evaluasi ini dilakukan segera setelah kegiatan berakhir, memberikan kesempatan bagi setiap anggota tim untuk memberikan pandangan, baik berupa apresiasi maupun kritik membangun, agar kita semua dapat belajar dari pengalaman tersebut. Para narasumber juga mengakui bahwa kegiatan ini mengasah keterampilan dalam mengelola kerja tim.

Evaluasi ini menitikberatkan pada komunikasi antaranggota, kedekatan relasi, serta kontribusi tiap individu dalam kelompok. Faktor-faktor ini memiliki pengaruh besar terhadap keberhasilan acara. Karena itu, sinergi tim menjadi kunci utama untuk melaksanakan tugas dengan lancar. Dalam kolaborasi ini, mungkin saja terjadi kesalahpahaman dalam menyampaikan maupun menerima pesan. Namun, dengan sikap saling memahami, komunikasi kelompok akan lebih baik.

Pada tahap evaluasi, semua anggota saling meminta maaf dan memberikan motivasi untuk menghadapi tantangan selanjutnya. Hal yang terpenting adalah bagaimana kita merespons dan memetik hikmah dari pengalaman tersebut. Dengan sikap yang positif, setiap kesalahan dapat menjadi pelajaran yang berharga dalam hidup. Meski satu kegiatan telah usai, perjalanan ini belum berakhir. Masih banyak pengalaman baru yang menanti dan akan membantu kita berkembang lebih baik. Dengan begitu, kita dapat menciptakan kenangan yang tak terlupakan.

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun