Dan yang keempat, jika kita butuh bantuan untuk belajar seputar keuangan, ada banyak sumber daya yang bisa kita manfaatkan, mulai dari profesional keuangan, aplikasi budgeting, hingga konten edukasi tentang keuangan yang tersedia secara gratis.
4. Ketakutan Akan Kekuatan Eksternal (The Fear of External Forces)
Ketakutan keempat adalah ketakutan akan kekuatan eksternal. Ketakutan ini sering muncul dalam bentuk perasaan bahwa dunia ini tidak adil atau bahwa kesuksesan kita tergantung pada sesuatu di luar kendali kita.Â
Memang benar bahwa kekuatan eksternal bisa membuat sesuatu menjadi lebih mudah atau lebih sulit, seperti kebijakan pemerintah yang bisa mendukung atau menghambat progres kita. Namun, dalam kebanyakan kasus, kekuatan eksternal ini bukanlah akhir dari segalanya.
Empat hal yang bisa kita kendalikan untuk membantu keberhasilan kita, terlepas dari apa yang dilakukan oleh kekuatan eksternal.Â
Pertama adalah keyakinan kita soal uang. Jika kita tidak percaya bahwa kita bisa berhasil secara finansial, hal itu akan memengaruhi perilaku kita dan membuat kesuksesan menjadi sulit.Â
Kedua adalah etos kerja kita. Kesuksesan finansial biasanya membutuhkan kerja keras, dan tekad untuk bekerja keras bisa membantu kita mengatasi banyak tantangan.
Ketiga adalah cara kita mengelola uang kita sendiri. Mengatur keuangan membutuhkan disiplin dan kebiasaan yang baik, yang semuanya harus kita kembangkan seiring waktu.Â
Dan yang keempat adalah lingkaran sosial kita. Lingkungan sosial yang sehat dan mendukung bisa sangat membantu kita dalam mencapai tujuan finansial.
5. Ketakutan Akibat Kesalahan di Masa Lalu (The Fear of Past Mistakes)
Ketakutan kelima adalah ketakutan akibat kesalahan di masa lalu. Banyak orang merasa bahwa mereka tidak akan bisa maju secara finansial karena kesalahan yang pernah mereka alami.Â
Ketakutan ini bisa sangat merusak karena membuat kita menghindari rasa tidak nyaman dari memikirkan dan memperbaiki kesalahan di masa lalu. Namun, jika kita tidak memperbaiki kesalahan tersebut, masalahnya akan cenderung semakin parah seiring waktu.
Kesalahan di masa lalu tidak mendefinisikan diri kita kecuali kita membiarkan hal itu terjadi. Sebesar apapun kesalahan yang pernah kita buat, itu bukanlah akhir dari segalanya.Â