Mohon tunggu...
Muhammad Iqbal Awaludien
Muhammad Iqbal Awaludien Mohon Tunggu... Penulis - Penulis konten suka-suka!

Berbagi informasi dan gagasan. Tergila-gila pada sastra, bola, dan sinema. Email: iqbalawalproject@gmail.com Blog: https://penyisirkata.blogspot.com/

Selanjutnya

Tutup

Healthy Pilihan

Jadi "Overthinker" Bahaya buat Kesehatan, Tinggalkan Segera!

24 September 2020   17:47 Diperbarui: 24 September 2020   17:52 519
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Gejala sulit membuat keputusan ini bisa disamakan dengan terlalu banyak pertimbangan sehingga membuat bingung diri sendiri.

Dianggap antisosial karena suka menyendiri 

Di dunia kerja, hal ini bisa berakibat cukup fatal. Soalnya, dunia kerja identik dengan teamwork dan brainstorm untuk menyelesaikan pekerjaan. Bagaimana bisa mengutarakan pendapat atau masukan yang kreatif, kalau Anda cuma diam karena khawatir ini-itu? Takut dianggap punya pendapat tidak oke, merasa tidak akan didengarkan, tidak percaya diri, dan sebagainya. itu pasti menyiksa!

Meski penyendiri dan pendiam tidak jarang merupakan karakter, dan mungkin tidak mempengaruhi kinerja, tapi kalau Anda lebih berani berpendapat, itu jauh lebih baik. Dari sisi pergaulan sosial bisa lebih lancar, begitu pula dari sisi kreativitas bisa lebih bertumbuh.

Satu yang tak kalah fatal dari seorang overthinker adalah menganggap dirinya tidak memiliki kelebihan. Dengan kata lain, minderan dan merasa rendah diri terus menerus. Padahal, sebagai manusia, setiap dari kita sudah diberi kelebihan oleh Tuhan. Kalau kita seperti itu, bukankah kita dapat dianggap tidak mensyukuri anugerah Tuhan?

Jadi, mulai sekarang hindari gejala-gejala overthinking di atas ya.  Segera ubah kebiasaan ini sebelum membatu menjadi karakter yang sulit ditinggalkan.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun