Mohon tunggu...
Daindo Milla
Daindo Milla Mohon Tunggu... Dosen - Mahasiswa Doktoral di Universitas Pendidikan Ghanesa

Saya Seorang dosen di Universitas Katolik Weetebula dan saat ini sedang mengambil S3 di Universitas Pendidikan Ghanesa Bali.

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Bapakku adalah Seorang Petani dan Penggerak Pendidikan

28 November 2024   18:34 Diperbarui: 28 November 2024   18:50 110
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bapak B. W. Deke (sumber: Penulis)

"Aku tak punya harta, tapi kebun ini cukup untuk menyekolahkan kalian," ujarnya suatu kali sambil membersihkan biji kopi.

Dengan ketekunannya, bapak berhasil menyekolahkan kami, anak-anaknya, hingga ke jenjang pendidikan tinggi. Perjuangan itu menjadi alasan mengapa aku tak pernah menyerah dalam belajar, karena aku tahu setiap langkahku adalah wujud penghormatan untuk pengorbanannya.

Teladan yang Menginspirasi

Kini, aku berdiri sebagai seorang dosen IPA di Universitas Katolik Weetebula, mengajar mahasiswa PGSD, sebuah pencapaian yang tak pernah kubayangkan. Setiap langkahku di ruang kelas selalu terinspirasi oleh bapak. Ketangguhan dan kebijaksanaannya menjadi pelita bagiku untuk mengajar dan mengabdi pada masyarakat.

Aku percaya, di setiap mahasiswa yang kubimbing, ada sosok yang seperti bapakku---seseorang yang memupuk harapan dalam keluarga mereka meski dalam keterbatasan.

Mewariskan Nilai-Nilai Hidup

Bapak kini telah tiada, tetapi warisannya tetap hidup di setiap langkah kami. Nilai-nilai kerja keras, pengorbanan, dan semangat untuk terus belajar ia tanamkan dengan mendalam.

Ketika melihat anak-anakku---cucu-cucunya---duduk membaca di bawah cahaya lampu listrik, aku selalu teringat perjuangannya. Dulu, kami hanya memiliki lampu minyak sebagai penerang, tetapi bapak tak pernah mengeluh. Kini, aku tahu bahwa kenyamanan ini adalah hasil dari kerja kerasnya, yang selalu ingin memberi kami kehidupan yang lebih baik.

Kepada mereka, aku bercerita tentang kakek yang luar biasa. "Dia bukan hanya seorang petani," kataku, "tapi juga orang yang menanamkan mimpi besar dalam keluarga kita."

Kesan;
Cerita ini adalah pengingat bahwa pendidikan bukan hanya tentang pergi ke sekolah atau kuliah, tetapi tentang keyakinan, pengorbanan, dan cinta. Ayahku, seorang petani sederhana, telah menjadi penggerak pendidikan yang mengubah arah hidup keluarganya.

Semoga cerita ini bisa menjadi inspirasi bagi siapa pun yang membacanya. Karena di balik setiap kesuksesan, ada sosok seperti bapakku---orang-orang yang tak pernah berhenti memperjuangkan masa depan anak-anaknya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun