Seorang pria di Altadena, misalnya, menghubungi Pasadena Humane untuk meminta bantuan menyediakan air bagi sapi, domba, dan banteng yang tidak dapat dijangkaunya karena jembatan menuju lokasi tersebut telah hancur. Dengan penuh semangat, tim menyusun strategi untuk mengirimkan air ke hewan-hewan ini agar mereka tidak mati karena dehidrasi.
Upaya di Pusat Berkuda Los Angeles
Di dekat Burbank, Pusat Berkuda Los Angeles menjadi tempat perlindungan bagi sekitar 400 hewan, mayoritas kuda. Beberapa kuda datang bersama pemiliknya yang mengungsi, sementara yang lainnya diselamatkan oleh penegak hukum yang menemukannya berlarian bebas.
Meski beberapa kuda tampak stres saat tiba, para relawan bekerja keras untuk memberikan makanan, air, dan lingkungan yang nyaman agar mereka dapat beradaptasi. Tempat ini juga dipenuhi dengan sumbangan apel, wortel, dan makanan bagi manusia seperti pizza dan sandwich, yang mencerminkan solidaritas luar biasa dari masyarakat.
Apa pelajaran yang bisa dipetik dari bencana ini?
- Persiapan yang Lebih Baik: Rencana evakuasi yang mencakup hewan peliharaan dan ternak sangat penting untuk mengurangi dampak bencana di masa depan.
- Solidaritas Komunitas: Bantuan yang melimpah dari masyarakat menunjukkan kekuatan empati di tengah tragedi.
- Pentingnya Kolaborasi: Kerja sama antara lembaga, dokter hewan, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan upaya penyelamatan ini.
- Kesadaran Lingkungan: Kebakaran ini menjadi pengingat akan dampak perubahan iklim dan pentingnya menjaga lingkungan.
Menghadirkan Harapan di Tengah Bencana
Upaya penyelamatan hewan di tengah kebakaran hutan ini menjadi bukti nyata bahwa kebaikan dapat bersinar meskipun dalam keadaan tergelap.
Solidaritas masyarakat, kerja keras relawan, dan keberanian tim penyelamat telah memberikan harapan baru bagi banyak makhluk hidup yang terdampak.
Semoga kisah ini menginspirasi kita untuk terus melindungi semua makhluk hidup, meningkatkan kesadaran akan pentingnya lingkungan, dan memperkuat persiapan menghadapi bencana di masa mendatang.
Penulis: Merza Gamal (Pemerhati Sosial Ekonomi Syariah)
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H