Dalam rangka Kongres Halal Internasional 2022, para peserta diajak mengunjungi beberapa Kabupaten di Bangka Belitung. Kakek Merza kebagian rombongan yang mengunjungi Kabupaten Bangka Selatan.
Toboali merupakan ibukota Kabupaten Bangka Selatan yang berjarak 120 km dari Pangkalpinang ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Perjalanan dari Pangkalpinang ke Toboali dengan mobil lebih kurang 2,5 jam.
Sesampainya di Toboali, kami turun di Kantor Dinas Pariwisata yang terletak di bawah Benteng Toboali yang terletak di atas bukit.
Begitu turun dari bus pariwisata yang mengangkut kami dari Pangkalpinang, langsung disambut oleh tarian selamat datang oleh para Duta Pariwisata Kabupaten Bangka Selatan. Setelah itu kami diajak mengenal produk-produk halal dan kerajinan Kabupaten Bangka Selatan, serta mencoba penganan, kue-kue kudapan khas Bangka Selatan.
Selanjutnya karena jam makan siang sudah tiba, maka kami pun dijamu makan di Caf Bayangkhara, Polsek Toboali yang terletak di tepi Pantai Toboali, dan di bawah bukit lokasi Benteng Toboali.
Setelah makan dan sholat dzuhur, kami pun naik ke atas Bukit Toboali, lokasi dimana Benteng Toboali berada.
Benteng Toboali merupakan bangunan bekas basis pertahanan pemerintah kolonial Belanda. Benteng tersebut dibangun tahun 1825 yang terletak di sebuah bukit setinggi 18 meter dipinggir pantai sebelah utara kelurahan Tanjung Ketapang. Benteng Toboali dibangun untuk melindungi pertambangan timah di Toboali dari serangan musuh dari arah laut. Sebagai basis pertahanan, Benteng Toboali memiliki beberapa ruangan seperti ruang inspektur, Gudang, barak prajurit, ruang administrasi, ruang penyimpanan bubuk mesiu, ruang penjagaan, serta dapur.
Di benteng ini pengunjung dapat menjelajah peninggalan sejarah masa lampau, sekaligus menyaksikan pemandangan kota Toboali dan keindahan pantai Nek Aji serta dermaga Bom Pedek.
Ada view unik di Benteng Toboali, yaitu akar pohon ara yang melapisi bangunan benteng yang menghadap ke laut. View ini merupakan salah satu tempat favorit pengunjung untuk berfoto atau selfie-an saat berkunjung ke benteng Toboali.
Setelah menyelusuri satu persatu bagian situs Benteng Toboali yang masih tersisa, kami pun melanjutkan perjalanan ke Pantai Belimbing. Saya hujan, kami pun tak berlama-lama kembali ke Pangkalpinang karna malamnya kami sudah ditunggu di rumah dinas Walikota Pangkalpinang yang merupakan situ bersejarah peninggalan Keresidenan Bangka di jaman kolonial Belanda.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H