Tahun 1800 Alexander von Humboltd memperluas kedalam: Geografi Tumbuhan dan dekat tahun 1900 Kajian  Komunitas Tumbuhan dimasukan dalam Geobotani. Geobotani sendiri dapat dibagi atas:
1.Geobotani Floristik / Fitogeografik
2.Geobotani Sosiologi / Synecology
3.Geobotani Ekologi (Ekologi Tumbuhan)
4.Geobotani Historik / Paleobotani (Paleoekologi)
Pembagian geobotani di atas dapat memberikan gambaran tentang ruang lingkup ekologi tumbuhan.
Kajian ekologi tumbuhan disebut juga kajian vegetasi. Tekanan kajian vegetasi adalah pada sistematika atau klasifikasi vegetasi, yaitu:
a.Klasifikasi Komunitas secara tipikal
b.Lingkungan Komunitas
c.Interaksi sosiologi spesies tumbuhan
Jadi kajian ini meliputi struktur dan komposisi vegetasi dan klasifikasi vegetasi yang dihubungkan dengan lingkungan. Ini akan mencakup kajian variasi komunitas, perkembangannya, perubahan dan stabilitas dalam skala waktu.
Dalam mempelajari ekologi tumbuhan, beberapa ilmu yang relevan meliputi:
- Taksonomi tumbuhan, untuk pengenalan jenis atau identifikasi.
- Geologi atau ilmu tentang bentuk-bentuk batuan, lapisan batuan dan fosil dalam bumi dan geomorfologi atau ilmu tentang permukaan bumi termasuk proses dan evolusi pembentukannya.
- Ilmu Tanah
- Klimatologi, ilmu iklim
- Genetika, ilmu tentang pewarisan sifat keturunan)
- Geografi tumbuhan atau ilmu penyebaran tumbuh-tumbuhan di muka bumi
- Fisiologi dan
- Biokimia
Demikian singkat tentang ilmu ekologi tumbuhan, ilmu interaksi para pemilik klorofil.
Ups, anda pemilik produk Klorofil yang banyak dijual itu? Â Maaf, pemilik klorofil atau zat hijau daun yang saya maksud disini adalah pemilik aslinya di alam, yaitu tumbuhan berhijau daun.
====
Meidy  Yafeth Tinangon, penikmat ilmu ekologi, lulusan Bidang Minat Biologi Lingkungan Progdi Biologi FMIPA UKI Tomohon dan Program Magister Biologi Lingkungan Univ Negeri Manado. Sebelumnya pernah aktif mengajar di FMIPA UKI Tomohon sebelum beralih tugas sebagai penyelenggara Pemilu.
Catatannya tentang lingkungan dapat dibaca di  meidytinangon.com dan infoekologi.comÂ
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H