Dengan mendengarkan anak, rasa nyaman akan dirasa anak. Berikutnya, saat melakukan kesalahan lain, anak tidak akan takut untuk melaporkan ke orang tua.
Namun, jika orang tua memarahi anak lebih dulu tanpa mendengarkan penjelasan anak, kedepan anak tidak akan mengabari orang tua atau menutupi kesalahannya saat melakukan sesuatu yang negatif.
Dari sinilah anak belajar berbohong. Rasa takut yang disimpan dalam otak anak menyebabkan anak enggan memberitahu yang sebenarnya pada orang tua.Â
Makanya penting sekali untuk bersikap terbuka pada anak. Setiap anak memiliki fase kehidupan yang tidak sama. Seorang kakak akan mengalami hal berbeda dari adiknya.Â
Jadi, hindari membeda-bedakan anak ketika mereka melakukan sesuatu yang salah. Kesalahan yang dilakukan anak mutlak diperlukan untuk tumbuh kembang.
Tanpa kesalahan anak tidak akan belajar kebenaran. Orang tua lah yang membetulkan perilaku anak dengan memberi contoh yang baik dan mengarahkan dengan cara yang lembut penuh kasih sayang.
Apakah tidak boleh marah kepada anak?
Marah boleh saja asal dilakukan dengan bijak dan tidak menciptakan efek takut pada anak. Rasa marah juga perlu dipelajari anak, layaknya rasa sedih, senang, kesal, dll.
Lebih dari itu, anak membutuhkan rasa tenang dan nyaman. Keduanya perlu diperoleh dari kedua orang tua. Mengajak anak berbicara setiap hari memberikan rasa nyaman pada anak.Â
Kuantitas berkomunikasi bersama anak juga akan membawa efek positif pada kepribadian anak. Nantinya, anak akan mudah terbuka, berbagi cerita apa saja bersama kedua orang tua mereka.
Saat anak sudah nyaman curhat ke orang tua, semua masalah bisa diselesaikan dengan mudah. Dan yang paling penting anak lebih percaya diri untuk bercerita kepada ayah dan ibunya ketimbang teman dekat mereka.Â