Filter RAS hanya bisa dibuka dengan perasaan relaksasi, tenang, gembira dan bahagia. Sebaliknya, perasaan depresi, tekanan, ketidaknyamanan, panik dan gugup akan menutup filter RAS pada otak manusia.
Oleh karenanya, jika guru ingin mengaktifkan dan mengintegrasikan otak sadar dan otak bawah sadar siswa secara bersamaan, maka yang harus dilakukan adalah membuka filter RAS pada otak siswa dengan membuat suasana menyenangkan dalam pelajaran di kelas.
Alhasil, banyak hal yang berhubungan dengan pendidikan karakter yang sering terlupakan, sering disepelekan. Guru sering terlalu fokus untuk mengejar aspek kognitif pada diri siswa. Padahal mendidik karakter itu lebih sulit dari hanya sekedar mengajarkan aspek kognitif pada siswa.Â
Jadi, mana yang seharusnya lebih difokuskan? Rasanya yang dilakukan kawanku itu benar adanya.
[Baca juga: "Habis Nangis Ketawa, Makan Gula Jawa"]
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI