Jika terpaksanya perusahaan taksi mainstream enggan untuk bergabung, ya tinggal dibuat saja regulasi agar taksi konvensional wajib menggunakan sistem online, lalu biarkan saja mereka saling bersaing secara sehat di pasar. Konsumen lah yang akhirnya berhak untuk menentukan mana yang terbaik dan sesuai kebutuhan mereka.
Melalui surat terbuka ini, sekali lagi saya ingin mengucapkan terima kasih kepada bapak Daryanto, seorang driver Go-Car yang tidak hanya menjadi pahlawan bagi keluarganya, namun juga pahlawan untuk konsumennya. Semoga bapak senantiasa diberikan umur panjang, kesehatan, kelancaran rejeki dan dimudahkan dalam segala urusan yang akan bapak lalui.Â
Teruntuk saya, dengan bertemu bapak, saya berdoa agar masih diberikan banyak kesempatan oleh Tuhan untuk bertemu dengan orang-orang baik seperti bapak.Â
Sampai ketemu di lain waktu pak, jika boleh izinkan saya sekedar mentraktir secangkir dua cangkir kopi untuk anda, karena kopi sama dengan halnya kebaikan, tak lekang oleh waktu walau dibagi-bagi seperti yang sudah bapak lakukan untuk saya dan konsumen lainnya. Salam hangat dari saya.
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H