Mohon tunggu...
Julianda BM
Julianda BM Mohon Tunggu... Administrasi - ASN pada Pemerintah Kota Subulussalam, Aceh

Penulis buku "Eksistensi Keuchik sebagai Hakim Perdamaian di Aceh". Sudah menulis ratusan artikel dan opini. Bekerja sebagai ASN Pemda. Masih tetap belajar dan belajar menulis.

Selanjutnya

Tutup

Book Pilihan

ISBN: Krisis yang Mengancam Dunia Literasi

2 Desember 2023   17:36 Diperbarui: 2 Desember 2023   18:32 190
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

ISBN, atau International Standard Book Number, adalah sebuah kode unik yang diberikan kepada setiap buku untuk memudahkan identifikasi dan penelusuran buku tersebut. ISBN terdiri dari 13 digit, yang dibagi menjadi lima bagian. 

Bagian pertama adalah kode negara, yang terdiri dari tiga digit. Bagian kedua adalah kode penerbit, yang terdiri dari dua digit. Bagian ketiga adalah kode judul, yang terdiri dari lima digit. Bagian keempat adalah kode edisi, yang terdiri dari satu digit. Bagian kelima adalah kode pengecekan, yang terdiri dari satu digit.

ISBN merupakan hal yang penting bagi dunia literasi. ISBN membantu memudahkan perpustakaan untuk menemukan dan memproses buku-buku yang ada. ISBN juga membantu pedagang buku untuk mengetahui ketersediaan buku dan harganya. ISBN juga membantu penulis dan penerbit untuk mempromosikan buku-buku mereka.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, ISBN menjadi semakin sulit untuk didapatkan. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

1. Kurang tersedianya anggaran

Anggaran untuk penerbitan ISBN terbatas, sehingga tidak semua penerbit dan penulis dapat mengajukan permohonan ISBN.

2. Kebijakan yang berbelit-belit

Proses pengajuan ISBN cukup berbelit-belit, sehingga menyulitkan penerbit dan penulis untuk mendapatkannya.

3. Krisis literasi

Krisis literasi menyebabkan minat masyarakat untuk membaca buku semakin menurun. Hal ini membuat permintaan ISBN juga menurun.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Book Selengkapnya
Lihat Book Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun