Rekan kerja yang saling membantu dalam menyelesaikan pekerjaan.
Teori -- Teori Kepuasan Kerja
Telah banyak ahli yang mengemukakan teori mengenai kepuasan kerja. Beberapa teori mengenai kepuasan kerja menurut para ahli tersebut adalah sebagai berikut.
- Teori Keseimbangan
Menurut teori ini, puas atau tidaknya karyawan merupakan hasil dari membandingkan antara input-outcome. Jadi, jika perbandingan tersebut dirasakan seimbang maka karyawan tersebut akan merasa puas.
- Teori Perbedaaan
Apabila yang didapat karyawan ternyata lebih besar daripada apa yang diharapkan maka karywana tersebut menjadi puas. Sebaliknya, apabila yang didapat karyawan lebih rendah daripada yang diharapkan akan menyebabkan karyawan tidak puas.
- Teori Pemenuhan Kebutuhan
Menurut teori ini, kepuasan karyawan bergantung pada terpenuhi atau tidaknya kebutuhan karyawan. Karyawan akan merasa puas apabila ia mendapatkan apa yang dibutuhkannya.
- Teori Pandangan Kelompok
Menurut teori ini, kepuasan karyawan bukanlah bergantung pada pemenuhan kebutuhan saja, tetapi sangat bergantung pada pandangan dan pendapat kelompok yang oleh para karyawan dianggap sebagai kelompok acuan.
- Teori Dua Faktor dari Herzberg
Dua faktor yang dapat menyebabkan timbulnya rasa puas atau tidak puas menurut Herzberg yaitu faktor pemeliharaan dan faktoe pemotivasian.
- Teori Pengharapan
Pengharapan merupakan kekuatan keyakinan pada suatu perlakuan yang diikuti dengan hasil khusus. Hal ini menggambarkan bahwa keputusan karyawan yang memungkinkan mencapai suatu hasil dapat menuntun hasil lainnya (Syafrina, 2018).
Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi kepuasan kerja karyawan di perusahaan manufaktur. Berikut adalah beberapa di antaranya:
Lingkungan Kerja yang Positif:
- Lingkungan kerja yang ramah, aman, dan mendukung dapat meningkatkan kepuasan kerja karyawan. Faktor-faktor seperti kebersihan, kenyamanan, dan keamanan fisik lingkungan kerja juga berperan penting1.