Mohon tunggu...
Lala Hasrie
Lala Hasrie Mohon Tunggu... Freelancer - Mahasiswi

21

Selanjutnya

Tutup

Analisis

Membaca Peta Permainan Kekuasaan pada Pilkada 2024

27 November 2024   18:51 Diperbarui: 27 November 2024   18:59 117
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Di provinsi terbesar di pulau itu, menantu Joko Widodo, Bobby Nasution, mencalonkan diri -- dan memimpin -- melawan Edy Rahmayadi dari PDI-P.

Bobby, 33, adalah walikota Medan, ibu kota Sumatera Utara, sementara Edy, 63, merupakan gubernur Sumatera Utara hingga September 2023.

Pollster Indikator Politik Indonesia mensurvei 2.290 orang antara 28 Oktober dan 4 November dan menemukan bahwa elektabilitas Bobby lebih tinggi, dengan angka sebesar 62%, dibandingkan dengan Edy sebesar 29.1%.
Setelah lama dianggap sebagai benteng PDI-P, Sumatera Utara tampak menggeser kesetiaannya pada pemilihan legislatif bulan Februari lalu, memberikan karpet merah kepada Golkar; menggeser PDI-P ke posisi kedua.

Hal ini terjadi pasca pecah kongsi yang terjadi antara Joko Widodo dengan PDI-P.

Jokowi yang telah naik ke tampuk kekuasaan pada tahun 2014 sebagai anggota PDI-P, terbukti menolak mendukung kandidat presiden PDI-P Ganjar Pranowo dalam pemilihan presiden Februari 2025 lalu.

Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Analisis Selengkapnya
Lihat Analisis Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun