Mohon tunggu...
Toto Priyono
Toto Priyono Mohon Tunggu... Penulis - Penulis
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Kamu bintang besar! Apa yang akan menjadi keberuntungan Anda jika Anda tidak memiliki sesuatu yang membuat Anda bersinar? -Friedrich Nietzsche-

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Hindari Rugi, Sandi Harus Tinggalkan Gerindra

26 Oktober 2020   17:27 Diperbarui: 26 Oktober 2020   17:33 509
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
ilustrasi: teropongsenayan.com

Sebagai politikus muda, Sandiaga Uno memang masih cemerlang menapaki karir politiknya. Ditambah dengan dukungan finansial yang kuat, sudah pasti nantinya dapat melancarkan karir politik Sandiaga Uno.

Tentu menurut pandangan saya sudah waktunya Sandiaga Uno menyebrang dari Partai Gerindra untuk jalan politik yang lebih baik.

Memang tidak mudah meninggalkan partai yang sudah membesarkan namanya seperti Gerindra. Tetapi untuk masa depan karir politik cemerlang, Sandiaga memang harus mengambil langkah yang berani.

Bawasannya perlu diketahui, Sandiaga Uno mendapatkan tawaran menjadi ketua umum PPP. Hal tersebut di konfirmasi dan dibenarkan oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PPP, Achmad Baidowi.

Kata dia, memang ada gagasan dari sejumlah pengurus PPP di tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) untuk mengajukan nama Sandi Sandiaga Uno.

"[Pihak] yang sebut nama Sandiaga Uno ada beberapa DPC, bukan saya yang usulkan ya. Itu masih wacana," kata sosok yang akrab disapa Awiek itu,  Minggu (25/10) dikutip CNN indoneisa.

Tetapi saya kira wacana itu jika memang ditindaklanjuti oleh Sandiaga Uno merupakan kesempatan yang bagus untuk karir politik Sandi. Dibandingkan jika dirinya masih di Gerindra dengan bayang-bayang dinasti Prabowo Subianto.

Dimana nantinya dugaan saya, ketua umum lambat laut akan jatuh pada ponakannya yakni Rahayu Saraswati sebagai pewaris tunggal partai Gerindra, yang juga saat ini menjabat wakil ketua umum Gerindra.

Untuk itu ketua umum PPP adalah kesempatan emas bagi Sandiaga Uno diperhitungkan lagi di pilpres 2024, sebagai kandidat capres ataupun nantinya menjadi mentri di pemerintahan 2024 dan dukungan PPP sebagai transaksi politiknya.

Maka dari itu, akankah rugi jika Sandiaga Uno tidak menyambut wacana dari PPP untuk menjadikan dirinya bakal calon ketua umum partai berlambang ka'bah tersebut?

Sandi Rugi Tidak Ambil Kesempatan ke PPP

ilustrasi: teropongsenayan.com
ilustrasi: teropongsenayan.com

Dalam berpolitik jika tidak menjadi ketua umum partai, memang sangat sulit diperhitungkan untuk menyongsong kepemimpinan nasional seperti menjadi mentri maupun masuk dalam bursa calon presiden, ataupun kandidat nantinya sebagai capres.

Berkaca dengan finansial yang Sandiaga Uno punya, saya kira sangat layak dan sudah waktunya Sandiaga Uno menjadi ketua umum partai, dimana nantinya ia juga dapat menggerakan mesin partai secara efektif dengan dukungan finansialnya.

Berkaca pada pilgub 2017 DKI Jakarta dan Pilpres 2019, Sandiaga Uno untuk biaya politik sendiri mengahbiskan dana sekitar Rp. 1 trilyun, bukti bahwa dukungan finansialnya sangat kuat.

Sekaligus juga tanda PPP tidak hanya butuh figure Sandiaga Uno, tetapi juga dukungan finansial yang mungkin akan ia bawa dalam menajadi ketua umum PPP jika memang Sandiaga Uno bersedia.

Maka dari itu saya kira sandiaga uno akan rugi jika tidak menyambut untuk menjadi ketua umum PPP. Mengingat karir politiknya sendiri masih muda dan cemerlang. Ditambah dukungan finasial sebagai pengusaha akan memuluskan jalan politik Sandiaga Uno.

Ruang Gerak yang sedikit di Gerindra  

jurnalmojo.com
jurnalmojo.com
Memang secara realistis, untuk menjadi ketua umum gerindra pasca prabowo Subianto purna sangat sulit kesempatannya bagi sandiaga uno.

Sebab di Gerindra banyak kader-kader potensial lain seperti Fadli Zon dan Rahayu Saraswati yang masih kerabat Prabowo Subianto.

Saat ini Sandiaga uno sendiri di paratai Gerindra memang sebagai dewan Pembina, tetapi apakah nantinya dapat dijadikan oleh Gerindra mentri atau apapun nanti ketika kekuasaan 2024 berganti?

Bukankah jika memang nantinya Gerindra adalah partai yang mampu kembali mencalonkan Prabowo Subianto atau kader lainnya. Sebagai koalisi dengan Gerindra, bukankah Sanidaga Uno bisa memanfaatkan kekuasaannya di partai PPP untuk menyatukan kekuatan dengan Gerindra nanti?

Saya kira jalan mulus politikus adalah ketua umum partai untuk dapat diperhitungkan dalam kepemimpinan nasional seperti mentri dan presiden. untuk itu menyebrang ke PPP dan menjadi ketua umum disana adalah kesempatan emas Sandiaga Uno.

Saya kira dengan dukungan finansial yang kuat, rugi jika sandiaga berpolitik secara tanggung. Maka dari itu tawaran sebagai ketua umum PPP adalah kesempatan yang terbaik dan rugi jika Sanidaga Uno tidak mengambil kesempatan itu dan berani meninggalkan Gerindra jika tidak mau karir politiknya stagnan.     

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun