Mohon tunggu...
Widodo Algani
Widodo Algani Mohon Tunggu... Guru - Guru

Kependidikan Umum dan Islam

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan

Guru Penggerak: Koneksi Antar Materi-Modul 1.1 dan 1.2

18 November 2022   00:10 Diperbarui: 18 November 2022   00:23 6114
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pendidikan. Sumber ilustrasi: PEXELS/McElspeth

1.2.a.8. Koneksi Antar Materi - Modul 1.2

Durasi : 2 JP

Moda : Mandiri

Tujuan Pembelajaran Khusus: CGP mampu menghasilkan kesimpulan berdasarkan materi modul 1.2. Nilai & Peran Guru Penggerak serta kaitannya dengan modul 1.1. Filosofi Pendidikan Ki Hadjar Dewantara

 

Jika kita gagal merencanakan, berarti sama saja kita sedang merencanakan kegagalan.”  ~ Benjamin Franklin

 

Setelah saya menjalani pembelajaran dari Modul 1.1 hingga Modul 1.2 ini, berikut adalah hal yang menjadi pembelajaran bagi saya (model refleksi 4P):

Peristiwa: Momen yang paling penting atau menantang atau mencerahkan bagi saya dalam proses pembelajaran Modul 1.1 hingga Modul 1.2 adalah modul 1.1 menyadarkan saya akan pentingnya pendidikan yang mengedepankan konsep trilogi pendidikan sebagaimana yang disampaikan Ki Hajar Dewantara. Hal penting dalam mengimplementasikan dari trilogi pendidikan adalah melalui berhamba pada murid

Pendidikan yang diberikan harus berpihak kepada anak, kita tidak bisa memaksakan kehendak yang kita inginkan. Anak adalah sang pemeran utama yang merupakan subjek bukan objek pendidikan. Guru dan murid harus berkolaborasi bersama untuk menggali dan mengembangkan potensi yang dimilikinya dan dapat mengakomodasi karakteristik masing-masing agar mencapai keselamatan dan kebahagiaan di dunia dan akhirat.

Kaitan antara Modul 1.1 dan 1.2 yang saya fahami adalah melalui program guru penggerak yang menitikpoinkan kepada pemikiran Ki Hajar Dewantara bahwa mindset atau perubahan yang ada dalam pola pikir dan perilaku saya bahwa murid adalah anak didik kita yang memiliki kodrat alam yang selalu ingin merdeka sejak dari kandungan, ia menangis jika merasa kehausan hingga jiwa merdeka saat ia dewasa. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun