Belajar memaafkan, berarti belajar merendahkan ego dan melapangkan dada atas apa yang menyakiti hati. Jadi, dengan mengajarkan anak untuk memaafkan kesalahan, maka akan mengurangi sifat egoisme yang ada dan belajar memahami orang lain.Â
Terutama jika teman yang dianggap salah sudah meminta maaf, maka ajari anak untuk dengan tulus menerima permohonan maaf temannya sehingga anak otomatis menjunjung tinggi nilai perdamaian.
Melibatkan anak dalam kegiatan sosial
Kegiatan sosial disini tentu tidak soal pekerjaan-pekerjaan berat yang seringkali kita bayangkan menyangkut misi kemanusian seperti relawan bencana alam, dll.Â
Jika menyangkut lingkup anak usia dini, maka kegiatan sosial dapat diawali dengan orang-orang terdekatnya, misal dengan saudara. Tentang bagaimana hubungan sosial antar saudara sang anak, apakah sudah terkondisikan ataukah belum, dalam artian mengacu pada prinsip "yang muda menghormati yang tua dan yang tua menyayangi yang muda".
Kemudian, ajaklah anak dalam kegiatan atau aktivitas yang diadakan oleh tetangga atau masyarakat sekitar, misalnya acara pernikahan, pengajian, dll. Sehingga anak dapat berinteraksi dengan suasana dan budaya yang berbeda-beda, dan  dapat melatih kepekaan sosialnya menjadi lebih baik.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI