Pengangguran dan tenaga kerja merupakan topik yang penting dalam ekonomi makro Indonesia. Meskipun tingkat pengangguran terus menurun sejak beberapa tahun terakhir, Indonesia masih memiliki sejumlah besar pengangguran, pekerja informal, dan yang setengah menganggur. Â Â Â Â
Pengangguran di Indonesia tidak hanya terjadi di perkotaan, tetapi juga di pedesaan. Data menunjukkan bahwa tingkat pengangguran perkotaan lebih tinggi daripada pengangguran di pedesaan.Â
 Fakta dan data mengenai pengangguran dan tenaga kerja di Indonesia :
1. Tingkat pengangguran terbuka di Indonesia pada Februari 2020 sebesar 4,99% .
2. Jumlah pengangguran di Indonesia pada Agustus 2021 mencapai 9,1 juta orang.
3. Tren pengangguran menurun sejalan dengan perbaikan ekonomi pada 2020
4. Pada Februari 2023, jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7,99 juta orang, berkurang sekitar 410 ribu orang dibanding Februari 2022.
5. Indonesia memiliki sejumlah besar pengangguran, pekerja informal, dan yang setengah menganggur .
6. Pengangguran dapat berdampak pada sejumlah sektor seperti perekonomian hingga keamanan
 Dampak dan isu terkait pengangguran dan tenaga kerja di Indonesia :
1. Dampak pengangguran meliputi penurunan tingkat kesejahteraan masyarakat, terhambatnya pertumbuhan ekonomi, dan meningkatnya angka kriminalitas yang umumnya terdesak kebutuhan ekonomi
2. Indonesia memiliki sejumlah besar pengangguran, pekerja informal, dan yang setengah menganggur.
3. Tingkat pengangguran terbuka di Indonesia pada Februari 2020 sebesar 4,99% .
4. Jumlah pengangguran di Indonesia pada Agustus 2021 mencapai 9,1 juta orang
 Pandangan para ahli  yang  terkait pengangguran dan tenaga kerja di Indonesia:
1. Penyebab pengangguran adalah ketidakseimbangan laju pertumbuhan penduduk dengan lapangan kerja yang tersedia.Â
2. Indonesia memiliki sejumlah besar pengangguran, Â dan yang setengah menganggur