Tidak cukup hanya dengan muncul lalu selesai, jika sudah ada ide tuangkan menjadi sebuah tulisan lalu tayangkan agar bisa dibaca oleh banyak orang.
 2. Menulis setiap hari, manfaatkan jika sudah terbentuk branding maka tinggallah, dan berkembang.
Saya memutuskan ikut event ini untuk melatih menulis setiap hari. Jangan ditanya kesulitannya berkali-kali saya ingin menyerah dengan tidak mengirimkan artikel dengan berbagai alasan.Â
Pilihannya saya tidak mengirimkan artikel dan latihan menulis setiap harinya gagal atau mengirimkan artikel tetapi tidak maksimal. Sampai hari ini saya memilih mengirimkan artikel walau seadanya. Terbukti dengan beberapa artikel saya meleset tidak menjadi Pilihan Editor.Â
Latihan yang sudah 24 hari ini memang belum membentuk kepenulisan apalagi personal branding. Latihan ini mengasah saya menghadapi kesulitan dan mencari pemecahan dalam proses kepenulisan.
 3. Buat agenda untuk mencatat pencapaian menulis.
Pencapaian yang sudah saya dapatkan memang belum sehebat Kompasianer lain tetapi cukup memberikan bahan bakar apalagi jika keinginan berhenti menulis itu muncul. Begitu juga kegagalan yang saya dapat harus menjadi hal pengingat saat pencapaian kepenulisan saya sedang baik agar tidak berhenti untuk selalu belajar dan memperbaiki kekurangan dalam kepenulisan.
 4. Jika sudah mencapai satu tujuan, buat tujuan yang baru.