Mumpung hari Minggu, saatnya ke kebun di samping rumah. Alhamdulillah buah kelengkeng sudah panen bulan kemarin. Sekarang tanaman yang berbuah di kebun adalah pisang ambon dan pisang raja. Sayang sekali belum ada pisang kepok yang tertanam di kebun.Â
Saya jadi ingat, pada musim hajatan pernikahan, sering sekali ada orang yang mencari dan membeli pisang raja. Mereka berani membeli pisang raja dengan harga yang cukup tinggi. Ya sebenarnya kami menanam pohon pisang hanya untuk konsumsi sendiri, tetapi karena dibutuhkan pemilik hajatan pernikahan ---apalagi harganya juga lumayan--- akhirnya kami jual juga.Â
Pisang raja untuk konsumsiÂ
Pisang raja merupakan varietas pisang lokal yang memiliki rasa khas dan nilai jual tinggi. Kita boleh membandingkan harga beberapa macam varietas pisang lokal dari Indonesia. Nilai jual yang tinggi sepertinya menjadikan pisang ini agak eksklusif.Â
Baca juga: Kenapa Pisang Raja Mahal Harganya?
Saya kutip dari organisasi.org menyatakan bahwa buah pisang raja mengandung energi sebesar 120 kilo kalori, protein 1,2 gram, karbohidrat 31,8 gram, lemak 0,2 gram, kalsium 10 miligram, fosfor 22 miligram, dan zat besi 1 miligram. Selain itu di dalam buah pisang raja juga terkandung vitamin A sebanyak 950 IU, vitamin B1 0,06 miligram dan vitamin C 10 miligram. Hasil tersebut didapat dari melakukan penelitian terhadap 100 gram buah pisang raja, dengan jumlah yang dapat dimakan sebanyak 70 %.
Pisang raja untuk adat lamaran
Orang Jawa yang menjunjung tinggi nilai-nilai adat, pasti jika menyelenggarakan prosesi pernikahan akan diawali dengan lamaran. Nah, ketika acara lamaran itu, keluarga calon pengantin laki-laki harus menyiapkan seserahan, salah satunya setangkup pisang raja atau dua sisir pisang raja.Â
Untuk apa pisang raja harus disiapkan dalam acara ritual lamaran? Pisang raja termasuk seserahan yang wajib dibawa ketika lamaran. Mengapa? Bagi filosofi di Jawa, pisang raja ---biasanya dilengkapi buah jambe dan kapur sirih--- merupakan simbol kesuburan.Â
Oleh karenanya diharapkan pasangan yang akan menikah diberikan amanah atau keturunan. Sedangkan buah jambe dan kapur sirih merupakan simbol agar pernikahan tersebut kelak akan abadi atau langgeng.Â
Baca juga: Olahan Pisang Legendaris
Pisang raja untuk adat pernikahan
Setelah acara lamaran dan penentuan hari dan tanggal pernikahan maka dilaksanakanlah pernikahan. Bagi pelaksana hajat pernikahan dengan adat Jawa, maka si pelaksana hajat harus menyiapkan sepasang pisang suluhan.Â
Pemilihan pisang raja yang matang secara alami (suluhan) bertujuan agar kedua mempelai menjadi pribadi yang benar-benar sudah dewasa, bukan produk karbitan. Dengan kedewasaan tersebut maka dalam berumah tangga pun dapat saling bersikap dewasa sehingga kebahagiaan selalu mewarnai keluarga meski menghadapi berbagai ujian.Â
Biasanya jenis pisang raja untuk pisang suluhan adalah jenis pisang raja talun. Pisang ini berukuran besar dan termasuk jenis varietas pisang unggulan. Tak jarang si empunya hajat pernikahan rela mengeluarkan uang cukup banyak demi mendapatkan pisang untuk pisang suluhan.
Baca juga: Dijamin Enak, 3 Olahan Pisang yang Bisa Kamu Coba di Jakarta Nih!
Adakah nilai filosofi dari sepasang pisang suluhan ini? Pertama, pisang suluhan merupakan simbol rasa cinta sejati karena pohon pisang hanya berbuah sekali selama hidupnya. Pengantin diharapkan bisa membangun rumah tangga yang langgeng, sekali seumur hidupnya.Â
Kedua, dengan pisang raja tersebut diharapkan kedua mempelai kelak bisa menjadi raja dan ratu di rumah tangganya dan mampu memimpin sekaligus menjadi suri tauladan bagi anak-cucunya.
Mengingat banyaknya manfaat pisang raja, baik dari segi gizi, vitamin maupun kegunaan untuk acara adat pernikahan, maka kita bisa mulai membudidayakan jenis tanaman ini di pekarangan rumah. Jika pun tak dibeli maka paling tidak bisa kita konsumsi sendiri.
Sumber tulisan:
- organisasi.org
- budayajawa.id
- sumber lainnya.Â
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H