Kelapa sawit merupakan salah komoditas kelapa sawit yang terbesar didunia yang hari ini mampu memberikan kontribusi penuh terhadap perekonomian Indonesia.
Pada hari ini devisa sawit dari promosi ekspor mengalami peningkatan yakni dari USD 20.21 milyar tahun 2019 menjadi USD 22.96 milyar tahun 2020 dan meningkat tajam menjadi USD 36.21 milyar tahun 2021 (Sumber: palmoilina asia)
Dari data ini menandakan bahwa tanaman kelapa sawit sangat seksi ditengah kalangan masyarakat, sangat memberikan kontribusi bagi para pelaku usaha didunia perkebunan kelapa sawit.
Jenis Kelapa Sawit Berdasarkan Cangkang
Tanaman kelapa sawit memiliki nama latin Elaeis Guineensis yang memiliki ketebalan cangkang berbeda beda, namun memiliki keunggulan tersendiri.
Dunia perkebunan kelapa atau khusus nya di Indonesia ada beberapa macam jenis tanaman kelapa sawit yang ditanam baik itu berdasarkan jenisnya maupun cangkangnya.
Dalam konteks kali ini saya akan membahas tentang kelapa sawit yang berdasarkan cangkang nya, artinya didalam satu tandan kelapa sawit yang ditanam memiliki berbagai macam jenis cangkang nya.
Apa saja itu yuk langsung saja kita bahasa satu persatu yang secara umum saya jumpai di lapangan berikut ulasannya:Â
1. Jenis Cangkang Dura
Jenis Kelapa Sawit yang memiliki ketebalan cangkang ada jenis Dura dimana jenis ini memiliki tampang atau brondolan yang memiliki biji yang besar berkisar 2-8mm.
Dimana dura ini menghasilkan daging buah yang sedikit ketimbang jenis buah yang lainnya sesuai namanya biji tentunya tandanya sangat besar juga, saat dilapangan saya pernah bertemu sawit ini mencapai bobot 87 kg/tandan.
Selain memiliki tandan yang cukup besar Dura ini juga memiliki Ketebalan cangkang yang memberikan dampak positif bagi jenis Dura dimana jenis ini bisa menghasilkan minyak yang cukup besar mencapai 18% setiap tandan.
Didalam proses pemulian di perkebunan kelapa sawit Dura ini biasanya digunakan sebagai induk atau tinan dari persilangan untuk menciptakan jenis tanaman baru dengan sifat yang unggul.
2. Jenis Cangkang Pesifera
Jenis kelapa sawit yang selanjutnya adalah jenis cangkang Pesifera dimana jenis ini Memiliki cangkang yang tipis bahkan tidak ada sama sekali.
Dalam hal ini buah dari Pesifera ini tidak sama sekali memiliki kernel yang bewarna putih yang ada di dalam cangkang Kelapa Sawit adalah daging buah sehingga menghasilkan minyak secara ekonomis.
Dilihat dari segi batang Pesifera ini memiliki batang yang amat kecil yang cenderung pendek sehingga menghasilkan bunga yang steril yang artinya sangat jarang untuk berbuah, ciri seperti ini sangat bagus sebagai indukan jantan dari bibit kelapa sawit.
3. Jenis Cangkang Tenera Â
Jenis cangkang terkahir ini adalah jenis cangkang yang dihasilkan dua persilangan Antara jenis sawit cangkang Dura vs jenis cangkang jantan sawit Pesifera.
Didalam beberapa statement dari sahabat sawit juga disebut bahwa cangkang dari Tenera ini berkisar 0.5-4 mm oleh karena itu Tenera ini di anggap sebagai pelengkap dari dua jenis indukan dari kelapa sawit.
Dalam sisi ekonomis tanam Tenera ini memiliki sisi ekonomi yang cukup besar dengan persentase daging buah mencapai 90% perbuah dengan kandungan minyak berkisar 28%.Â
Nah itulah beberapa jenis kelapa sawit berdasarkan jenis dari ketebalan cangkang nya mulai dari Dura, Pesifera dan Tenera yang masing-masing jenis ini memiliki keunggulan dan kekurangan tersendiri.
Namun bagi pelaku usaha Kelapa Sawit silahkan untuk memilih jenis cangkang yang bagaimana mana yang harus kita tanam dan sesuai kan dengan kebutuhan kita tentunya jikalau masyarakat tentunya akan memilih kg dan perusahaan tentunya akan memilih minyaknya.
Nah mungkin itu saja dari kami mungkin jika ada salah-salah kata ucapan saya minta maaf, itulah beberapa statement yang dapat saya sampaikan secara Pribadi dan penglaman saat di lapangan dan di bangku berkuliahan yang saya satukan untuk bahan bercerita.
Mungkin ada dari sahabat sawit ada masukan dan komentar silahkan berkomentar di kolom komentar terimakasih atas kunjungannya di blok saya salam sehat salam buat kita semaunya.
Irawan Abidin
1 September 2023.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI