Mohon tunggu...
Mochamad Iqbal
Mochamad Iqbal Mohon Tunggu... Guru - Penulis | Pengajar | Penikmat Film

Nominasi Best in Fiction 2023, senang membaca buku-buku filsafat. | Penulis Novel Aku Ustadz Matote | Penulis Antologi Cerpen Isnin di Tanah Jawa, Kumpulan Para Pemalas. | Menulis adalah cara untuk mengabadikan pikiran, dan membiarkannya hidup selamanya.|

Selanjutnya

Tutup

Cerpen

Cerpen: Terdampar di Mars

10 Oktober 2023   15:42 Diperbarui: 10 Oktober 2023   15:54 283
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Selain itu, ada harapan lain yang aku sembunyikan dalam diriku. Harapan bahwa di masa depan, akan ada orang lain yang mampu mengungkap misteri-misteri Mars yang masih tersimpan dengan rapat. Aku tak bisa mengabaikan gairah eksplorasi yang menyala-nyala di dalam diriku, dan aku tahu bahwa di Bumi, para ilmuwan dan penjelajah akan terus bekerja tanpa henti untuk mengungkap rahasia-rahasia planet merah ini. Dengan tiap impian dan harapan ini, aku bertahan di planet yang asing ini, menantikan munculnya pahlawan-pahlawan baru yang akan membawa terang dalam kegelapan ini.

Aku hanya bisa berharap.

Aku menutup mataku.

Aku menghembuskan napas terakhirku.

-Tamat-

Iqbal Muchtar

Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun