Mohon tunggu...
Iwan Permadi
Iwan Permadi Mohon Tunggu... Freelancer - Pekerja kreatif televisi dan Guru Bahasa Inggris

a freelance tv creative

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

Tangisan Salim Said & Jokowi's Spectacular!

21 Oktober 2014   13:21 Diperbarui: 17 Juni 2015   20:17 7885
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

1413846897235060836
1413846897235060836

Apa yang dikatakan Salim Said saat pergantian kekuasaan saat penggulingan kekuasaan Soekarno oleh rezim orde baru pada tahun 1966 jangan diulang lagi dengan memberikan cek kosong kepada Soeharto. Artinya waktu itu mahasiswa dan rakyat mampu menjatuhkan Soekarno, tapi tidak memberikan masukan kepada Soeharto, artinya setelah peristiwa itu, mahasiswa dan rakyat pergi tidur dan tidak mengawasi Soeharto, dan baru sadar setelah 32 tahun ternyata Soeharto tidak pro rakyat.

14138469831155553259
14138469831155553259

Saatnya kita tunggu dengan Harap-harap cemas (H2C) susunan kabinet Jokowi apakah pro rakyat atau pro pasar? Tapi Jokowi punya hak prerogatif untuk menentukan menterinya sendiri...dan disinilah seninya bagaimana arah dan kebijakan sebagai Presiden dalam melaksanakan cetak biru pemerintahannya.

141384707610118124
141384707610118124

Jangan memunggungi Laut, Selat dan Samudera ini jelas arah Jokowi dan pemerintahannya dibawa yaitu ke Laut kita berjaya, Jales Veva Jaya Mahe, mengutip kata "sakti" dalam Angkatan Laut. Ya benar, kita tunggu kiprah Jokowi dan mulai kapan? Mulai sekarang...Kerja, Kerja dan Kerja!

1413847143807778254
1413847143807778254
14138472101808003940
14138472101808003940

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun