Sesungguhnya Aku sengaja melakukan hal ini untuk menguji mereka semua. Tuhan senang menguji para bakta dan menyukai rasa cobaan yang diberikanNya. Dirimu, (Satyabhma) segera memanggil seorang dayang, menyuruhnya pergi ke dalam mengambil sehelai kain untuk membalut jariKu. Rukmin segera berlari masuk untuk mengambil sendiri kain pembalut itu.
Namun, Draupad langsung menyobek ujung sarinya dan membalutkannya di jariKu. Ketika Satyabhm dan Rukmin melihat hal ini, mereka saling berpandangan mengagumi bakti Draupad. Mereka merasa malu dan berpikir di dalam hati, "Kami tidak memiliki kasih, bakti, dan pertimbangan seperti Draupad. Kami hanya menyayangi wujud fisik ku, dalam tubuhku ini (Krishna), tetapi tidak benar-benar memahami keperluan beliau."
Lalu, engkau harus tahu, bahwa ketika Draupad berdoa kepadaKU, memohon pertolongan, Aku teringat pada kejadian ini dan memutuskan bahwa sudah tiba waktunya memberikan ganjaran untuk pengorbanan yang dilakukan Draupad pada hari (Shangkranti) itu.
 Krishna menambahkan, bila engkau melakukan perbuatan jahat, engkau tidak bisa mendapat hasil yang baik. Demikian pula, bila engkau melakukan perbuatan baik, Tidak ada akibat buruk yang akan menimpamu.Engkaau menanam jagung tidak mungkin memetik buah mangga dari tanaman yang engkau tanam.
Benih apa pun yang kautanam, akan tumbuh menjadi pohon muda, kemudian menjadi pohon, dan menghasilkan buah yang sesuai dengan benihnya. Inilah hukum alam yang selalu tetap dan ajeg. Satyabama terdiam, dari wajahnya terlihat bahwa ' pengorbanan yang tulus' dapat menghadirkan berkah yang melimpah itulah makna vibrasi sehelai daun tulasi ****
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI