Salah satu bagian kehidupan yang paling penting dan kompleks adalah komunikasi. Komunikasi yang dilakukan manusia dengan manusia lainnya, baik yang sudah mereka kenal maupun yang belum, memberikan dampak yang signifikan bagi mereka. Kita harus memberi perhatian besar pada komunikasi karena itu memainkan fungsi penting dalam keberadaan kita. Komunikasi lisan dan tertulis menduduki peringkat pertama dan kedua di antara 24 dialog paling penting yang memengaruhi kesuksesan (kesuksesan) seseorang dalam mendapatkan pekerjaan, menurut jajak pendapat manajer personalia di 175 organisasi besar Amerika (Mulyana dalam Fakultas, 2020). Selain itu, kemampuan untuk mempertajam kemampuan komunikasi antarpribadi dapat meningkatkan kemajuan pekerjaan dan pertumbuhan pribadi.
   Komunikasi verbal adalah kata-kata lisan atau tulisan digunakan dalam komunikasi. Koneksi manusia adalah tempat komunikasi ini paling sering digunakan. Mereka berselisih satu sama lain dan berperang melalui penggunaan kata-kata untuk mengirimkan sentimen, emosi, pikiran, ide, atau niat mereka serta fakta, statistik, dan informasi. Bahasa adalah komponen penting dari komunikasi lisan (Agus M. Hardjana dalam Pohan, 2015).Â
   Ketika dua individu berkumpul untuk membentuk suatu hubungan, komunikasi sangat penting untuk pengembangan ikatan itu. Komunikasi interpersonal didefinisikan dalam hal apa yang diucapkan dari satu orang ke orang lain. Berkomunikasi secara lisan atau tulisan merupakan contoh komunikasi verbal (Devito, 2012). Kata-kata adalah media di mana orang berbagi pikiran dan perasaan terdalam satu sama lain, serta menyebarkan pengetahuan dan pemahaman. (Ramadhanty, 2014).
    Pendapat Paulette J. Thomas, komunikasi verbal adalah Pesan dikirim dan diterima secara lisan atau tertulis. Simbol verbal digunakan untuk menyampaikan pesan menggunakan bahasa dan kata-kata. Meskipun benar bahwa kata-kata itu benar dan nyata serta kekurangan dan keanehan yang ada pada manusia, dari perspektif komunikasi Islam, makna komunikasi verbal dapat dimaknai seperti yang dikemukakan oleh Khalid Muhammad Khalid, yaitu ketika seseorang ingin mengatakan. sesuatu, mereka harus memastikan bahwa, ketika kata-kata diucapkan, mereka dapat melukai hati terlepas dari siapa mereka; meskipun diyakini bahwa perkataan itu benar dan nyata serta cacat dan keanehan yang ada pada diri seseorang, maka perkataan tersebut berarti melanggar keadilan. (Mustofa et al., 2021).
   Komunikasi verbal adalah bentuk komunikasi yang melibatkan penggunaan kata-kata dan bahasa secara langsung. Dalam konteks studi kasus pada Kelfairo Coffee, barista berinteraksi dengan pelanggan secara langsung untuk mengambil pesanan, memberikan rekomendasi kopi, dan memastikan kepuasan pelanggan. Komunikasi verbal yang baik memungkinkan barista untuk mengungkapkan diri secara jelas, menggambarkan menu dan opsi kopi dengan baik, serta menjelaskan proses pembuatan kopi kepada pelanggan.
   Dalam industri kedai kopi yang sangat kompetitif, membangun hubungan yang baik dengan pelanggan menjadi kunci keberhasilan. Komunikasi verbal yang efektif dan empati dari barista dapat meningkatkan kepuasan pelanggan, membangun kepercayaan, dan menciptakan peluang bagi pelanggan untuk menjadi pelanggan setia. Oleh karena itu, pemahaman dan penerapan peran komunikasi verbal yang baik sangatlah penting bagi barista di Kelfairo Coffee untuk memastikan hubungan yang positif dengan pelanggan.
  Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka permasalahan dalam penelitian ini adalah: Bagaimana peran dari komunikasi verbal yang dilakukan oleh barista terhadap pelanggannya dapat membangun hubungan yang baik diantara keduanya di Kelfairo Coffe?Â
  Berdasarkan permasalahan di atas maka dapat dirumuskan pertanyaan pada penelitian ini adalah sebagai berikut:
 1. Seperti apa peran penting dari komunikasi verbal dalam membangun hubungan antara barista dan customer di Kelfairo Coffe?Â
2. Bagaimana Interaksi komunikasi verbal yang asik dan ramah dapat mempengaruhi pengalaman customer saat berada di Kelfairo Coffe? 3.
 Bagaimana strategi komunikasi verbal yang dipakai oleh barista di kelfairo coffe ini untuk menciptakan hubungan baik dengan customer?Â
4. Apa ada perbedaan komunikasi yang diberikan antara customer langganan dan customer baru di kelfairo coffe ini?
 5. Bagimana pelatihan komunikasi verbal yang dilakukan oleh kelfairo coffe kepada para barista, dari pelatihan itu apa ada kontribusinya untuk membangun hubungan baik dengan customer
   Berdasarkan rumusan pertanyaan permasalahan di atas, maka penulis tertarik untuk mengkaji secara lebih dalam dan memfokuskan penelitian ini pada "Peran Komunikasi Verbal dalam Membangun Hubungan Barista dan Pelanggan (Studi Kasus pada Kelfairo Coffe)". Pada penelitian ini penulis mengangkat Kelfairo Coffe sebagai objek penelitian dengan maksud untuk mengetahui bagaimana komunikasi verbal berperan dalam membangun hubungan yang baik dan diterapkan oleh Barista Kelfairo Coffe kepada para pelanggannya.
Faktor yang Mempengaruhi Loyalitas Pelanggan
  Menurut Rosmadi dan Romdonny (2019) customer loyalty can be caused by several factors including good service quality, competitive prices, and satisfaction with product quality. Menurut pandangan ini, loyalitas dan pelayanan saling terkait erat. Penelitian Zikmund dari tahun 2003 dalam Asmi (2021) mendukung klaim ini dengan menyatakan bahwa ada lima variabel yang dapat mempengaruhi loyalitas pelanggan: kepuasan, pengalaman, hubungan emosional, kepercayaan, dan kenyamanan. (Quispe, 2023)
   (Menurut Robert, Varki, & Bordie dalam Setiabudi et al., 2020) tujuan akhir adalah keberhasilan perusahaan menjalin hubungan relasi dengan pelanggannya adalah untuk membentuk loyalitas yang kuat. Indikator dari loyalitas yang kuat adalah:
 a) Say positive things, adalah mengatakan hal yang positif tentang produk yang telah dikonsumsi.Â
b) Recommend friend, adalah merekomendasikan produk yang telah dikonsumsi kepada teman.Â
c) Continue purchasing, adalah pembelian yang dilakukan secara terus menerus terhadap produk yang telah dikonsumsi.
Strategi Komunikasi Verbal yang DiterapkanÂ
  Barista di Kelfairo Coffee menerapkan berbagai strategi komunikasi verbal untuk menciptakan hubungan yang baik dengan pelanggan. Pertama, mereka menggunakan bahasa yang ramah dan sopan saat berinteraksi dengan pelanggan. Dengan menggunakan kata-kata yang sopan dan mengucapkan salam dengan hangat, barista menciptakan suasana yang menyambut dan membuat pelanggan merasa dihargai.
  Strategi komunikasi di Kelfairo Coffe yang biasa barista lakukan awalnya membangun komunikasi yang ringan-ringan dengan customer, seperti menanyakan letak tempat tinggal mereka, menanyakan kabar, dari obrolan-obrolan ringan tersebutpun selanjutnya akan terjalin komunikasi yang baik diantara Barista dan Customer.
Pelatihan Komunikasi Verbal dan Kontribusinya
   Barista di Kelfairo Coffee menjalani pelatihan komunikasi verbal yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam berinteraksi dengan pelanggan. Pelatihan ini melibatkan pengembangan kemampuan dalam mengungkapkan diri dengan jelas, mendengarkan dengan baik, menggunakan bahasa yang sopan, dan menunjukkan ekspresi wajah yang positif.
   Pelatihan komunikasi verbal memberikan kontribusi penting dalam meningkatkan hubungan antara barista dan pelanggan di Kelfairo Coffee. Dengan meningkatkan keterampilan komunikasi verbal mereka, barista mampu menciptakan lingkungan yang lebih ramah dan menyenangkan di kedai kopi. Mereka dapat berinteraksi dengan lebih baik, memahami kebutuhan dan preferensi pelanggan, dan memberikan rekomendasi yang tepat. Pelatihan juga membantu barista untuk mengatasi tantangan komunikasi, seperti situasi yang membutuhkan penjelasan yang lebih rinci atau pelanggan yang membutuhkan bantuan khusus.
Diskusi Hasil Penelitian
  Komunikasi verbal adalah baik secara lisan maupun tulisan, komunikasi dilakukan dengan memanfaatkan simbol-simbol verbal. Komunikasi verbal memainkan peran penting dalam membangun hubungan antara individu. Dalam konteks hubungan antara barista dan pelanggan, komunikasi verbal yang efektif memungkinkan barista untuk mengungkapkan diri secara jelas, mendengarkan dengan baik, dan memahami kebutuhan serta preferensi pelanggan. Berdasarkan analisis data, ditemukan beberapa temuan yang relevan diantaranya, komunikasi verbal yang asik dan ramah adalah elemen penting dalam memberikan pengalaman pelanggan yang unik dan berkesan.Â
   Ada beberapa berbagai strategi komunikasi verbal untuk menciptakan hubungan yang baik dengan pelanggan yaitu dengan menggunakan bahasa yang sopan dan ramah kepada pelanggan. Adanya perbedaan komunikasi verbal yang digunakan kepada customer baru dan customer lama. Barista dapat menggunakan komunikasi akrab dan personal kepada customer langganan,sedangkan kepada customer baru lebih menggunakan bahasa yang informatif dan penuh dengan keramahan. Pelatihan komunikasi verbal memberikan kontribusi penting dalam meningkatkan hubungan antara barista dan pelanggan di Kelfairo Coffee. Dengan demikian, pelatihan komunikasi verbal yang dilakukan oleh barista di Kelfairo Coffee memberikan kontribusi penting dalam menciptakan hubungan yang kuat danÂ
memuaskan dengan pelanggan.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI