Sebuah gerobak kecil kurang lebih berukuran panjang 1 meter dengan roda cukup besar serta memiliki alas duduk. Ada 1 orang bapak yang mendorong gerobak dan ada 1-2 orang lainnya yang mendampingi.Â
Cukup unik ketika beliau menawarkan jasa ojek gerobak. Di otak saya, istilah ojek seakan sudah terpatri untuk jasa pengantaran penumpang dengan kendaraan motor. Bahkan munculnya aplikasi ojek online semakin memperkuat stigma tersebut. Kami pun ketika mendengar istilah ojek gerobak sempat tersenyum kecil karena baru mendengar transportasi ini.Â
Sebenarnya ada banyak istilah yang disematkan pengunjung terhadap transportasi ini. Ada yang menamakan ojek gerobak, ojek troli, taksi manusia, taksi gerobak, taksi ijen, dan istilah lainnya.Â
"Ayo mas, mbak. Jalur pendakian lama loh. Naik ini aja biar gak capek," ujar bapak ini menawarkan lagi
Saya pun penasaran dengan harga yang dipatok. Namun kemudian sedikit menghela nafas ketika si bapak mengatakan tarif naik sebesar 700ribu dan untuk turun 500ribu.
Mengingat tujuan kami mendaki dengan sistem low budget tentu tarif tersebut akan membuat pengeluaran membengkak.Â
Apakah Tarif Ojek Gerobak Tergolong Mahal?Â
Penilaian ini memang relatif bagi kondisi finansial pengunjung. Awalnya saya sempat berpikir tarif ini mahal apalagi untuk pengunjung yang ingin menekan pengeluaran (cost) traveling seperti saya dan rombongan. Ini karena jika saya menggunakan jasa tersebut pulang-pergi (PP) maka harus siap merogoh kocek hingga 1,2 juta.Â
Bagi yang tidak membawa uang cash sebanyak itu saat pendakian. Tenang, si pemilik tetap berkenan melayani si pengunjung dengan membayar nanti setelah balik ke pos awal. Hanya menjaminkan identitas diri serta sedikit data personal seperti nomor telepon atau nomor polisi kendaraan. Tergantung kebutuhan si pemilik ojek gerobak.Â
Seiring pendakian, penilaian saya terhadap tarif ojek gerobak mulai berubah. Bagi saya medan pendakian Gunung Ijen masuk kategori medium-hard artinya pengunjung akan menjumpai medan dengan trek menanjak dan jarang menemukan area datar atau landai.Â