Keterangan rumus :Â
Fs = Gaya gesek (N)
 r = Jari-jari benda (m)Â
= koefisien viskositasÂ
v = kecepatan jatuh dalam fluida (m/s)Â
Pada elektroforesis, media pemisahan berupa gel agarosa. Maka dapat dihitung laju molekulnya dengan rumusÂ
v/x = q/6 r Â
Alat elektroforesis terdiri dari medium pemisah yang terhubung dua elektroda dan kerta saring. Keberhasilan elektrolisis dipengaruhi oleh medium pemisahannya. Selain itu terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi elektrolisis yaitu faktor sampel, larutan buffer, dan medan listrik. Proses elektroforesis dilakukan dengan menyiapkan larutan buffer TBE (Tris-boreate-EDTA), larutan agarose 1% dan merangkaikan perangkat elektroforesis gel.Â
Setelah di eletroforesis selama kurang lebih 2 jam. Proses elektroforesis dijalankan dengan menghubungkan tank elektroforesis dengan sumber listrik. Kabel merah sebagai penghubung arus positif dihubungkan dengan stop kontak negatif ( katoda) dan kabel hitam sebagai penghubung arus negatif dihubungkan pada stop kontak positif (anoda). hasil dari elektroforesis kemudian dilihat dengan transilluminator ultra violet dan hasilnya difoto dengan kamera digital. Jika virus tidak terdapat dalam PCR maka tidak akan ada penggandaan dari cDNA alhasil visualisasi tidak terdapat pita. Apabila terdapat virus, maka pita hasil penggandaan cDNA akan terbentuk panjang.Â
Dengan berbagai proses yang telah kita dijabarkan, kita dapat menyimpulkan bahwa, ilmu fisika erat kaitannya terhadap ilmu-ilmu lainnya, contohnya ilmu biologi yang mana fisika berperan penting dalam memvisualisasikan hasil dari PCR (Polymerase Chain Reaction) sehingga kita dapat mendeteksi virus yang sedang berada dalam tubuh makhluk hidup dengan lebih mudah.Â
DAFTAR PUSTAKAÂ