Keempat, kaca film dengan tulisan atau gambar mencolok. Bemo dari dealer semua kaca jendelanya polos dan tembus pandang. Pemilik bemo kemudian menambahkan kaca film pada kaca jendela bemo.
Tidak hanya kaca film namun juga menambahkan tulisan atau gambar tertentu. Tulisan pada kaca bemo bisa satu kata atau satu kalimat. Isinya tentang percintaan, religi, kata-kata lucu, dan sebagainya.
Selain di kaca, tulisan dan gambar juga ada di badan bemo.
Kelima, snorkel. Biasanya snorkel untuk mobil offroad, berbentuk seperti cerobong dan menempel di sisi depan mobil dengan ujungnya masuk ke mesin. Fungsinya mengalirkan udara ke mesin dan mencegah air masuk ke mesin saat mobil berada dalam kubangan air.
Bemo meskipun bukanlah kendaraan offroad yang melewati kubangan air namun menggunakan snorkel. Perangkat ini biasa menempel di sisi kanan bemo, dekat pintu sopir dan tidak terhubung ke mesin. Rupanya snorkel juga hanya sebatas hiasan belaka.
Keenam, spion. Idealnya kaca spion ada dua di kiri dan kanan pintu depan mobil. Ada juga spion kecil tergantung dalam kabin depan untuk melihat ke belakang.
Pada bemo-bemo ada yang memasang beberapa spion di samping pintu sopir. Ada juga yang menempelkan dua spion di bagian luar jendela belakang bemo. Cermin spion tersebut menghadap ke dalam.
Spion tambahan pada bemo juga hanya sekedar sebagai hiasan dan tidak berfungsi untuk mengintip.
Ketujuh, ban, over fender dan mud guard. Beberapa bemo tidak menggunakan ban standard namun menggunakan ban radial. Ban lebih lebar sehingga menonjol keluar beberapa centimeter dari badan bemo. Ukuran ban juga sepertinya lebih kecil sehingga bemo terlihat agak rendah.
Pada beberapa bemo ada yang menempelkan over fender di keempat lekukan badan bemo dekat ban.
Di bagian belakang keempat ban banyak bemo yang menggunakan mud guard modifikasi. Mud guard yang berfungsi menahan cipratan air/lumpur ini ukurannya lebih panjang sehingga menonjol keluar dari badan bemo sekitar 20 centimeter.