Mohon tunggu...
Imam Santoso
Imam Santoso Mohon Tunggu... Dosen - Pembantu Ketua III STAI Al-Fatah Bogor

Akademisi dan Expert di Bidang Public Relations dan Branding Program, Jurnalis Independen, Konsultan Komunikasi dan aktifis sosial media, Dai dan alumni Pondok Pesantren Al-Fatah.

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Inilah Lokasi yang 'Disalahkan' Dalam Kasus JIS

16 Januari 2015   00:18 Diperbarui: 17 Juni 2015   13:03 120
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

"Atas nasihat kuasa hukum kami, saya dan 2 guru itu menolak menandatangani BAP itu", ujar Elsa.

Usai menjelaskan, Elsa mempersilahkan kami untuk melihat secara langsung lokasi yang oleh TPW 'disalahkan' sebagai TKP peristiwa kekerasan atas MAK, anaknya. Berikut adalah lokasi-lokasi tersebut :

1. Ruang Kepala Sekolah TK dan SD

Ruang ini adalah tempat dimana kami mendengarkan penjelasan Elsa, berdinding kaca transparan dan terlihat dari berbagai sudut di luar. Menurut Elsa, ruang tersebut sudah direnovasi sejak Juni tahun 2013.

"Kami punya bukti dari vendor yang merenovasinya, jadi tidak benar bila renovasi dilakukan setelah terjadinya kasus asusila ini", ujar Elsa.

Dalam ruangan kaca itu, secara nalar sehat saja orang akan berpikir ulang untuk melakukan tindak kejahatan semacam asusila. Sebab terlihat dari sudut manapun, tambahan lagi banyak orang hilir mudik di jalan depan ruangan tersebut.

Karena itu, kasus ini menjadi janggal dengan tuduhan bahwa Neil dan Ferdi melakukan perbuatan asusila itu di dalam ruangan Kepala Sekolah atau ruangan Elsa hingga 13 kali tanpa ada yang tahu. Selama kami ada diruangan itu saja, setiap 30 menit selalu ada petugas keamanan dalam yang lewat di depan ruangan itu itu dan ia bisa melihat apa yang terjadi di dalamnya.

2. Ruang Pantry atau Dapur Guru

Lokasi kedua yang disalahkan adalah Pantry atau dapur. Ruangan ini menjadi sasaran susulan setelah TPW melihat, bahwa ruang kepala sekolah ternyata adalah berdinding transparan sehingga menjadikan bias gugatannya. Semula TPW menyebutkan, MAK disodomi diruang bawah tanah rahasia. Namun nyatanya, TPW malah menunjuk Pantry yang terletak di lantai atas.

Ternyata, Pantry ini juga adalah ruangan terbuka yang sangat besar terdiri atas dapur dan aula untuk makan. Semuanya terbuka di dalam, dan hanya dibatasi dinding kaca besar sehingga terlihat dari seberang yang merupakan ruang belajar siswa.

Pun ruangan ini juga tidak sepi, hampir selalu ada orang yang mendatangi ruangan ini untuk mencari makanana, memasak atau sekedar minum kopi. Karena itu sangat aneh, bila TPW menyebutkan pantry ini adalah ruangan rahasia apalagi sampai melakukan perbuatan kekerasan seksual ditempat tersebut tanpa dilihat siapapun juga.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun