Mohon tunggu...
IKFIS SHOLIKHAH
IKFIS SHOLIKHAH Mohon Tunggu... Mahasiswa - MAHASISWI UIN KH. ABDURRAHMAN WAHID

Saya mahasiswa komunikasi dan penyiaran Islam

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Maraknya Gangster pada Malam Hari

4 Desember 2022   14:41 Diperbarui: 4 Desember 2022   14:42 2713
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Gangster adalah sekumpulan orang-orang yang melakukan kejahatan dan pembuat kekacauan yang dilakukan untuk mencapai misinya masing-masing. Biasanya gangster ini melaksanakan misinya pada malam hari sekitar pukul sebelas malam sampai menjelang subuh karena sepi dan supaya tidak ketahuan banyak orang. Gangster ini lebih banyak melakukan hal-hal negatif ketimbang hal-hal yang positif

Budaya gangster ini diperkenalkan oleh 

Bentuk kenalan gangster biasanya seperti dibawah ini yaitu:

1. Membuat kelompok bertato, bertindik, berpakaian acak-acakan seperti anak punk.

2. Tawuran antar kelompok menggunakan senjata tajam. 

3. Balapan motor(hanya untuk kesenangan saja).

4. Melakukan perusakan fasilitas umum(Dilakukan supaya nama kelompok tertentu dikenal dan ditakuti oleh masyarakat).

5. Memperjual belikan obat-obatan terlarang seperti narkoba.

6. Misi khusus pembunuhan orang (biasanya dendam masalah pribadi atau pembunuh bayaran)

Setiap gangster memiliki tujuan masing-masing, ada yang memiliki tujuan untuk gaya-gayaan ataupun demi gengsi. ada juga yang bertujuan untuk mendapatkan hasil yang ia rampas. Biasanya anggota gangster ini terdiri dari remaja yang masih sekolah SMA ataupun SMK yang tidak memiliki kegiatan ataupun pekerjaan sambilan. 

Tak jarang gengster mengisi waktu luangnya dengan membegal ataupun membuat kericuhan di masyarakat sekitar. Begitulah mereka menebar terror tanpa memandang masyarakat menengah ke atas ataupun masyarakat menengah ke bawah. Aksi yang dilakukan mereka pun tidak main-main, seperti konvoi membawa senjata tajam, dan membawakan motor dengan ugal-ugalan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun