- Tetap tenang dan jujur dalam menjawab pertanyaan interviewer. Jangan curhat atau bercerita melebihi apa yang ditanyakan, bisa2 visa Anda malah ditolak.
- Pastikan bahwa Anda akan kembali lagi ke Indonesia, dan Anda tidak tertarik untuk tinggal menetap di USA.
- Pastikan data keuangan/aset Anda mampu membiayai Anda selama di USA.
Beberapa hal yang bisa menyebabkan visa Anda ditolak:
- Masalah terkait dengan keluarga
- Masalah terkait dengan keuangan
- Masalah terkait dengan terorisme
- Anda pernah melanggar visa sebelumnya/ di-deportasi
Mengenai issue bahwa jika Anda berjanggut, berjilbab, menggunakan nama Arab, akan ditolak visa-nya, menurut saya tidaklah benar, karena didepan saya ada seorang wanita ber-jilbab yang bersorak karena visanya dikabulkan. Tetapi jika Anda pernah berkunjung ke negara dengan kriteria dekat dengan terorisme (mis: Afganistan, Iran, Iraq, Pakistan, dll), apalagi jika Anda pernah bergabung sebagai mujahid/militer di daerah konflik, maka kemungkinan besar visa Anda ditolak. Syukur Alhamdullilah, Indonesia masih termasuk negara yang damai dan anti-terorisme ya...
Saat interview, saya hanya ditanya nama, tujuan ke USA, durasi di USA, dan tidak ditanya hal lainnya (bahkan saya tidak ditanya saldo tabungan!). Mungkin juga karena passport saya sudah dipenuhi visa dari negara lain, seperti negara2 Eropa (Schengen), Jepang, Australia, China, Taiwan, Korea Selatan, Hong Kong, Filipina, Singapura, Thailand, Â dll. Setelah beberapa saat, petugas konsuler, menyisipkan KERTAS PUTIH di lubang loket, seraya berkata "Visa telah DISETUJUI". Horeeee... akhirnya stress hilang seketika dan senyum pun mengembang sepanjang perjalanan pulang ke luar kedutaan. Oh ya, biar pun sedang bahagia, jangan lupa untuk mengambil barang yg dititipkan di security.
Kira-kira 3 hari kerja kemudian, saya sudah menerima Passport yang telah diberi sticker Visa USA yang dikirim melalui FEDEX/REPEX langsung ke rumah saya. Visa berlaku Multiple Entry, selama 5 tahun.