Semua benda yang ada di rumah dapat dijadikan alat dan bahan untuk Bermain Bahasa. Bahan bekas, anggota tubuh, perabot rumah tangga, dan lain-lain. Mengajarkan anak menyendok, menjepit, mengaduk, menuang, memotong, membuat proyek (produk) perabot rumah dari barang bekas. Intinya semua yang ada di rumah dapat dijadikan media untuk Bermain Bahasa.
4. Dampingi Anak Bermain
Peran Orang Tua dalam kegiatan Bermain Bahasa:
- Fasilitator : menyiapkan berbagai alat, bahan, dan macam kegiatan bermain Bahasa; membiarkan anak berkarya sesuai dengan imajinasinya, hindari memberikan petunjuk dan bantuan yang berlebiihan
- Motivator : menghargai setiap usaha anak, berikan motovasi dan saran yang diperlukan pada saat anak bermain Bahasa. Berikan kata-kata positif ataupun gesture yang positif, dan hindari membandingkan anak satu dengan yang lain.
- Teman bermain : jadilah teman bermain dan hindari sikap menggurui atau memerintahkan suatu tindakan yang harus dilakukan anak.
Ayo, Papa dan Mama,
Lakukan :
- Dengarkan dan memberikan respons terhadap kata-kata anak
- Selalu gunakan kalimat positif dalam memberikan tanggapan kepada anak
- Ajak anak untuk berdiskusi sebelum dan sesudah kegiatan
- Pastikan alat dan bahan yang digunakan untuk bermain aman bagi anak
- Pilih topik cerita yang diminati anak, atau dekat dengan anak
- Ajak anak berlatih merobek, menempel, menjepit, dan mencoret serta melakukan aktivitas motoric lainnya agar pergelangan tangan dan jari jemarinya sudah kuat saat mulai belajar menulis. Pertimbangkan kesesuaian usia anak dalam melakukan suatu kegiatan.Â
Hindari :
- Memaksa anak untuk membaca atau menulis dengan cara yang tidak menyenangkan
- Memaksa anak belajar bunyi tanpa makna
- Memaksa anak menulis tanpa makna
- Memberikan lembaran kerja yang berlebihan
- Menganjurkan anak mengikuti kursus membaca
- Langsung mengajak anak belajar menulis tanpa berlatih otot jari dan pergelangan tangan.Â
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI