TUMBLER: SOLUSI RAMAH LINGKUNGAN YANG KEREN
Sari dan tumbler kesayangannya
Kenalkan Sari, seorang mahasiswa yang sangat peduli lingkungan. Suatu hari, saat berjalan di kampus, Sari melihat banyak botol plastik di tempat sampah. "Ini tidak bisa dibiarkan!" pikirnya. Sejak saat itu, ia memutuskan untuk mulai menggunakan tumbler. Tumbler Sari tidak hanya berfungsi sebagai wadah minuman, tetapi juga menjadi aksesori gaya hidupnya yang menarik.
Dampak negatif botol plastik bagi lingkungan
Suatu sore, Sari duduk di perpustakaan sambil menikmati minumannya dari tumbler. Ia teringat cerita temannya tentang seorang nelayan yang menemukan ikan-ikan terjebak dalam limbah plastik di laut. "Bayangkan jika semua orang menggunakan botol plastik sekali pakai," kata temannya. "Setiap tahun, jutaan ton botol plastik berakhir di lautan, membunuh kehidupan laut dan merusak ekosistem." cerita ini membuat Sari semakin yakin bahwa pilihan untuk menggunakan tumbler bukan hanya tentang gaya, tetapi juga tentang menyelamatkan lingkungan.
Pada penelitian di Turki, Lithuania dan Maroko pada 24 tenaga ahli terkait masalah pengelolaan limbah plastik ditemukan penyebab antara lain : produksi limbah yang intensif, penerapan hukum, kontrol dan inspeksi yang tidak memadai, kurangnya pendidikan dan sosialisasi, tenaga kerja kurang dan daur ulang serta infrastruktur yang tidak memadai. Sehingga strategi pengelolaan limbah yang berkelanjutan, seperti mengurangi kepadatan limbah, meningkatkan metode pengumpulan dan pembuangan limbah, dan mempromosikan daur ulang dan pengomposan, perlu diupayakan untuk membantu mengurangi dampak negatif ini. D. Perkumien et al., (2023).
Peran pemerintah dalam mengatasi masalah plastik
Nadiem Makarim, menteri pendidikan dan kebudayaan telah mengeluarkan Surat Edaran, Nomor. 12 (2019) yang melarang penggunaan kemasan air minum berbahan plastik sekali pakai dan/atau kantong plastik di lingkungan Kemendikbud. Tujuan dari surat edaran ini adalah untuk melaksanakan komitmen pemerintah Indonesia dalam memerangi sampah plastik. Surat edaran ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam mengatasi masalah sampah plastik dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menggunakan produk yang ramah lingkungan.
Dampak positif tumbler bagi lingkungan
Penelitian menunjukkan bahwa jika setiap orang di Indonesia beralih ke tumbler, kita bisa mengurangi miliaran botol plastik setiap tahun!. Dengan semakin banyak orang menggunakan tumbler, permintaan akan botol plastik sekali pakai pun akan menurun. ini akan membuat industri minuman mencari cara yang lebih ramah lingkungan.
Sebuah studi yang dilakukan oleh K.K. Khoaele, dkk (2023) dalam meninjau efek buruk dari sampah plastik terhadap lingkungan dan makhluk hidup, menemukan bahwa dengan mengolah limbah plastik habis pakai dan mendaur ulang menjadi produk baru dan bernilai tinggi, dapat membantu pemulihan energi, dan mengurangi pembuangan sampah plastik di tempat pembuangan sampah diuraikan. Penerapan saran ini dengan benar dapat membantu mengurangi pencemaran lingkungan dan kematian makhluk hidup. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mencapai peningkatan ekonomi dari produk daur ulang ini.
Lebih lanjut I.R. Abubakar, dkk (2022) menjelaskan bahwa tanggung jawab pemerintah dan tata kelola yang baik dapat mengurangi dampak kesehatan dan lingkungan yang merugikan, menghemat sumber daya, dan meningkatkan kelayakan hidup sebuah kota.
Kenapa tumbler itu keren?
Suatu hari, saat Sari berada di kampus, ia melihat teman-temannya berkumpul sambil menunjukkan koleksi tumbler mereka. "Lihat! Ini adalah tumbler luna dengan desain kayu yang unik," kata salah satu temannya sambil menunjukkan tumblernya yang elegan. "Aku juga punya mosh tumbler dengan warna pastel yang ceria!" tambah teman lainnya. Sari menyadari bahwa banyak anak muda kini mengoleksi berbagai jenis tumbler dengan desain menarik yang mencerminkan kepribadian mereka. Pada penelitian yang dilakukan oleh Nasution, dkk (2023) mendapatkan hasil bahwa sosialisasi memiliki dampak yang besar pada pengetahuan, sikap, dan perilaku mahasiswa dalam penggunaan tumbler.
Mengapa memilih tumbler?
Berikut beberapa alasan mengapa tumbler kini banyak digandrungi.
- Menggunakan tumbler membantu menjaga asupan cairan sepanjang hari dan mendorong kebiasaan minum air putih yang lebih baik.
- Setiap kali seseorang menggunakan tumbler, mereka turut berkontribusi dalam mengurangi limbah plastik.
- Tumbler kekinian hadir dalam berbagai warna dan bentuk dari yang simpel hingga berhiaskan gambar lucu.
- Banyak anak muda menambahkan aksesoris seperti strap atau stiker pada tumbler mereka, menjadikannya lebih unik dan mencerminkan kepribadian pemiliknya.
- Tumbler biasanya ringan dan mudah dibawa ke mana saja. Banyak model dilengkapi dengan fitur canggih seperti sedotan atau tutup multifungsi yang memudahkan penggunaan sehari-hari.
- Banyak tumbler dirancang untuk menjaga suhu minuman hingga 24 jam dingin atau 12 jam panas. Beberapa kafe dengan brand terkenal bahkan memberikan potongan harga hingga 30% bagi pelanggan yang membawa tumbler khusus yang dibeli di salah satu gerai mereka. "dapat diskon sambil menyelamatkan bumi? kenapa tidak!" kata Sari dengan senyum lebar.
Sebarkan kesadaran
Untuk membuat perubahan yang lebih besar, penting bagi kita untuk menyebarkan kesadaran tentang dampak penggunaan botol plastik dan manfaat dari tumbler. Dengan pendidikan dan informasi yang tepat, kita dapat membantu orang lain membuat pilihan yang lebih baik. Tumbler bukan hanya sekadar wadah minum; ia adalah simbol gaya hidup modern yang peduli lingkungan.
Dengan memilih tumbler kekinian, kamu tidak hanya tampil keren tetapi juga berkontribusi pada keberlanjutan bumi kita. Seperti Sari. Mendengar semua informasi ini membuat Sari semakin termotivasi untuk berbagi cerita kepada teman-temannya tentang pentingnya menggunakan tumbler serta peran aktif pemerintah dalam mengatasi masalah limbah plastik ini. Jadi, tunggu apa lagi? Mari kita mulai kebiasaan baru ini dan ajak orang-orang di sekitar kita untuk ikut serta! Ayo pilih tumbler favoritmu dan bawa ke mana pun kamu pergi!
Referensi :
- Nasution, A., Septiana, H. R., & Sukriah, S. "Sosialisasi pengurangan sampah plastik air minum meningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku mahasiswa dalam penggunaan tumbler". Media Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan, 33(2), 28-35. 2023.
- D. Perkumien et al., "Sustainable Waste Management for Clean and Safe Environments in the Recreation and Tourism Sector: A Case Study of Lithuania, Turkey and Morocco," Recycling, vol. 8, no. 4, pp. 1--21, 2023.
- K. K. Khoaele et al., "The Devastation of Waste Plastic on the Environment and Remediation Processes: A Critical Review," Sustainability, vol. 15, no. 6, p. 5233, 2023.
- I. R. Abubakar et al., "Environmental Sustainability Impacts of Solid Waste Management Practices in the Global South," Int. J. Environ. Res. Public Health, vol. 19, no. 19, pp. 1--26, 2022.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI