Mohon tunggu...
insan kamil
insan kamil Mohon Tunggu... Full Time Blogger - mahasiswa biasa

Mahasiswa Pendidikan IPS UPI

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Artikel Utama

Membantu Seseorang yang Sedang Depresi

16 September 2019   08:51 Diperbarui: 8 Oktober 2019   12:21 687
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sedih, hampa, putus asa. Pernah merasakannya? Atau mungkin salah satu orang terdekat Anda mengalaminya? Semua orang pasti pernah merasakan hal-hal tersebut. 

Menurut World Health Organization (WHO), depresi merupakan penyakit paling umum di seluruh dunia. Ternyata tak hanya orang-orang di negara berkembang saja yang mengalami depresi, tapi orang-orang di negara maju pun demikian.

Jadi apa itu depresi? Menurut American Psychiatric Association, Depresi (major depressive disorder) adalah penyakit medis umum dan serius yang memengaruhi secara negatif perasaan Anda, cara Anda berpikir, dan cara Anda bertindak.

Depresi sendiri lebih umum terjadi di kalangan wanita, karena wanita sering kali cepat sekali kehilangan minat pada suatu hal.

Depresi adalah gangguan yang serius yang mempengaruhi banyak orang dari muda hingga tua. Kehidupan sehari-hari akan terganggu dan tidak hanya mengganggu mereka yang menderita, namun juga orang-orang di sekitarnya. 

Depresi dapat berkembang secara lambat, bahkan kadang seseorang yang mengalami depresi tidak sadar bahwa mereka tidak berperilaku seperti biasanya. Seringkali keluarga atau teman yang pertama menyadari jika ada seseorang di sekitar mereka yang mengalami depresi.

"kamu kok gak kaya biasanya? Ada masalah apa?"

Jika kita yang melontarkan pertanyaan itu, berarti kita sudah peka dan menyadari bahwa orang terdekat kita sedang ada masalah atau bahkan mengalami depresi. Jika seseorang yang dekat dengan kita mengalami depresi, tentu kita bisa sedikit tahu bagaimana sulitnya itu. 

Depresi adalah kondisi yang serius. Depresi menghabiskan energi, optimisme dan motivasi seseorang. Terkadang seseorang tidak bisa mengahapinya sendiri, maka disitulah peran kita sebagai orang terdekatnya ada untuk membantunya. 

Lantas apa yang bisa kita lakukan untuk menolongnya? Nancy Schimelpfening menulis bagaimana membantu sesorang yang depresi di antaranya sebagai berikut.

Mendidik Diri Sendiri
Banyak sekali tulisan-tulisan baik buku maupun artikel-artikel di internet yang membahas depresi di mana kita dapat belajar tentang apa itu depresi, bagaimana gejalanya dan perlakuan apa yang sebaiknya kita lakukan.

Tempatkan Diri Kita di Posisi Mereka
Pelajari seperti apa rasanya ketika diri kita depresi. Berempatilah. Dapatkan kesimpulan tentang itu sehingga kita bisa menghindari kesalah pahaman yang akan memperburuk kondisi depresi dari orang terdekat kita.

Jaga Dirimu
Perasaan Depresi itu menular. Ada kalanya kita harus rehat sejenak. Menjernihkan pikiran kita. Jangan sampai niat hati ingin membantu, namun malah kita sendiri yang ikut mengalami depresi karena ketidak mampuan kita membantu orang terdekat kita. Kita bukan es krim cornetto, dan penanganan depresi tidaklah instan.

Suatu Hal yang Lumrah untuk Merasa Kesal, Frustrasi dan Marah
Hati tidak bisa berbohong layaknya lidah. Wajar bila ketika menghadapi situasi sulit kita merasakan hal-hal di atas. Jika orang terdekat kita mengalami hal itu, yang harus kita lakukan minimal adalah mendengarkannya dan jangan buat ia terpuruk.

Ada untuk Mereka
Beri mereka bahu untuk bersandar. Terkadang manusia diberikan cobaan dan biarkan meraka tahu bahwa kita peduli. "Urang teh nyaah" biarkan mereka tahu mereka tidak sendiri. Biarkan mereka tahu mereka tidaklah lemah.

Terima mereka apa adanya, tanpa menghakimi mereka. Komunikasi adalah kuncinya. Perlakukan semua orang dengan cinta.

Rujukan:

Verywellmind -- How to Help Someone with Depression 

American Psychiatric Association -- What Is Depression? 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun