Sebelum diulas lebih lanjut, maka harus diketahui apa tujuan dan fungsi dari Kampus Mengajar, sebagai berikut :
- Mengembangkan kemampuan dalam berkreativitas dan interpersonal dalam pengalaman kampus mengajar.
- Mengasah kematangan emosional, keterampilan, kepemimpinan dan kepekaan sosial.
- Diharapkan mahasiswa dapat berinovasi dalam pembelajaran bekerjasama dengan guru/pendidik setempat.
- Mahasiswa berkesempatan belajar mengembangkan diri dan potensi diri sesuai bakatnya dengan pengalaman eksperiential learning yang fleksibel.Â
- Membantu bapak/Ibu guru, murid sekolah dasar dan masyarakat agar anaknya dapat belajar secara optimal pada masa pandemi.
- Â Menghadirkan mahasiswa seluruh Indonesia untuk beraksi, berkreasi dan berkolaborasi guna meningkatkan kualitas pembelajaran di Sekolah Dasar yang berada di daerah 3T.
- Mempermudah konversi sks yang menjadi hak mahasiswa untuk belajar diluar prodi atau kampusnya.
- Berkontribusi secara nyata di dunia pendidikan atas dampak pandemi covid-19.
Banyak hal yang akan terjadi jika program kampus mengajar ini tidak sesuai dengan tujuan awalnya, menyebar di daerah 3T.
3T kepanjangan dari Terdepan, Terluar dan Terpencil, maksudnya agar penyebaran mahasiswa dalam giat program kampus mengajar tidak salah sasaran.
Seperti dikutip dalam website ayoguru.com sebagai berikut :
Artinya menurut Bapak Dr. H. Purwanto M.Pd jika program ini dialokasikan di daerah Jawa Barat yang sudah full tenaga pendidik dan kependidikan rasanya kurang efektif.
Sebagai salah satu guru honorer di Kabupaten Purwakarta, saya tertarik mengulas hal ini karena nanti akan berpengaruh terhadap profesi guru honorer.
Walaupun hanya untuk guru SD, siapa tahu pada pelaksanaannya akan merembet kepada guru PAUD juga mengingat rasio kelulusan jumlah mahasiswa yang membludak setiap tahunnya.
Lulusan mahasiswa yang begitu banyak hingga timbul pemikiran mau dikemanakan mereka setelah lulus nanti, mengingat banyak perusahaan yang terkena dampak pandemi covid-19.
Para mahasiswa juga adalah generasi bangsa yang kemampuan dan kompetensinya di uji dan di implementasikan dalam kegiatan kampus mengajar ini.
Secara global melalui kampus mengajar ini tentunya akan membantu penyelenggaraan pendidikan di Indonesia, khususnya daerah 3T.