Wow! Dari jam tiga siang sampai jam tujuh malam. Empat jam! Saya tidak bisa membayangkan betapa capeknya Bimo dan kawan-kawannya.
"Apa saja yang dibahas gurunya di bimbel Zoom, Bu?" tanya saya, ingin tahu.
"Ah, bimbel satu arah. Membosankan!," jawab Bu Dewi ketus, "Guru meminta siswa membaca soal secara bergiliran, kemudian menyebutkan jawaban dari sederet pilihan ganda A, B, C, atau D.Â
"Kalau jawaban benar, dia memberi komando lanjut ke soal berikut. Jika jawaban salah, dia melemparkan kesempatan kepada murid yang lain untuk menjawab. Jika murid lain memberikan jawaban yang benar, dia mengarahkan murid untuk lanjut ke soal berikut."
"Jika salah, dia akan membahas langsung, menjelaskan sedikit tanpa memberi kesempatan murid untuk berkomentar. Tujuan? Supaya soal UAS tahun lalu, yaitu Bahasa Indonesia dan IPS bisa tuntas dibahas!"
Saya cuma geleng-geleng kepala mendengar bimbel "satu arah" Bu Linda.
Di hari Selasa, 9 Maret 2021, Bu Linda harus mengikuti pelatihan guru, sehingga bimbel "satu arah" berlangsung dalam tempo yang sesingkat-singkatnya, cuma satu jam dari jam 12 tengah hari sampai jam satu siang.
Di hari Rabu, 10 Maret 2021, ada bimbel dari Bu Linda, berlangsung selama 1 jam 30 menit dari jam 15.00 WITA sampai 16.30 WITA.Â
Di hari Kamis, 11 Maret 2021, tidak ada bimbel sama sekali. Padahal pada keesokan harinya ada mata pelajaran yang sering menjadi momok peserta didik yaitu matematika dan soal-soal Try Out dan UAS tahun lalu belum selesai dibahas.
Di hari Jumat kemarin, 12 Maret 2021, tidak ada bimbel, karena Bu Linda beralasan kalau dia ada urusan dan sebagai gantinya, dia memberikan "kunci jawaban" dari soal-soal Try Out dan UAS tahun lalu yang sudah berada di tangan peserta didik, namun belum sempat dibahas satu nomor pun.
Hal-hal yang perlu menjadi perhatian...
Saya tidak tahu apakah Anda yang membaca tulisan ini adalah seorang guru atau orangtua murid.