Contohnya adalah beberapa hotel di Bali yang menggunakan desain khas rumah bali yang memberikan kesan eksotis sekaligus nyaman bagi pengunjung.
Arsitektur yang memadukan tradisi dan inovasi tidak hanya bisa dilihat dari segi tampilan atau material. Pemanfaatan ruang juga menjadi aspek penting.
Konsep open space dan multi-functional menjadi populer di mana ruang-ruang dalam rumah dibuat lebih terbuka dan fleksibel. Hal ini memiliki manfaat dalam hal sirkulasi udara yang lebih baik, pencahayaan alami yang maksimal, serta menciptakan kesan luas pada bangunan.
Filosofi ini sebenarnya sudah ada dalam arsitektur tradisional Indonesia yang selalu memiliki ruang terbuka di tengah rumah, seperti pada rumah joglo dan rumah panggung.
Inovasi dalam arsitektur kontemporer juga membuka jalan bagi smart homes atau rumah pintar. Teknologi ini memungkinkan penghuni rumah untuk mengatur berbagai aspek rumah, seperti pencahayaan, suhu udara, hingga keamanan, melalui perangkat elektronik.
Di Indonesia, penerapan smart homes mulai berkembang terutama di perkotaan, namun tetap memperhatikan aspek-aspek tradisional dalam desain interiornya.
Kesadaran akan sejarah dan budaya lokal juga membawa arsitektur Indonesia ke tingkat internasional. Desainer dan arsitek lokal banyak yang diundang untuk memperkenalkan desain mereka di berbagai pameran dunia, menunjukkan bahwa perpaduan antara tradisi dan inovasi mendapat apresiasi yang luas.
Selain itu, pendidikan arsitektur di Indonesia juga mulai menyadari pentingnya integrasi antara tradisi dan inovasi.
Mahasiswa arsitektur didorong untuk mengeksplorasi desain yang bukan hanya inovatif tetapi juga menghargai dan mempertahankan warisan budaya.Â
Kurikulum yang menekankan pada penelitian dan praktek langsung dengan komunitas lokal menjadi salah satu cara untuk mendorong tren ini.