Juga sebisa mungkin menerapkan social distancing alias menjaga jarak bila berinteraksi dengan orang di luar rumah.
Terlebih untuk wartawan. Bukan hanya mereka sendiri yang harus mengamankan diri mereka sendiri. Pihak kantor yang mempekerjakan mereka juga harus membekali mereka dengan aturan pengaman.Â
Tidak hanya menyediakan masker dan hand sanitizer, pihak kantor juga bisa memberikan kelonggaran bila wartawannya masih memungkinkan untuk menulis berita dengan memanfaatkan teknologi semisal chat via WA ataupun telepon.
Selain itu, pihak narasumber juga harus memikirkan keselamatan wartawan. Semisal instansi pemerintah yang melakukan jumpa pers, sudah seharusnya menghindari sistem tatap muka yang memungkinkan wartawan bergerombol dan berdesakan dalam mendengarkan statement dari narasumber. Terlebih ketika melakukan wawancara door stop.
Pada akhirnya, selamat bekerja untuk sampean orang-orang hebat baik yang bekerja di rumah ataupun bekerja di luar rumah. Bagaimanapun, di manapun tempat kerjanya, kita sama-sama bekerja untuk orang di rumah. Untuk anak-anak dan istri di rumah.
Dan, harapan kita juga sama, agar pandemi Covid-19 ini segera berakhir. Agar kita bisa kembali bekerja secara 'normal' seperti dulu. Agar kembali sholat berjamaah di masjid dengan banyak jamaah seperti dulu. Agar bisa berinteraksi dengan orang lain tanpa rasa khawatir. Â
Serta, para pekerja di luar rumah seperti pedagang makanan, tukang ojek, tukang parkir, sopir angkot, juga bisa mendapatkan penghasilan seperti dulu karena orang-orang tidak lagi mengisolasi diri di dalam rumah.Â
Salam.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI