Pada bagian ini ada dua poin penting yang dibicarakan yaitu tentang kehidupan dari benda-benda mati ( abiogenesis) dan juga kehidupan dari benda-benda hidup ( biogenesis).Â
Di sini Darwin yakin bahwa reproduksi seksual memiliki peran dan fungsi yang sangat penting dalam evolusi. Dalam proses reproduksi seksual ini dirumuskan dua generalisasi utama yaitu terjadinya suatu variasi individu karena adanya reproduksi seksual dan juga reproduksi seksual itu merupakan syarat yang diperlukan untuk suatu evolusi melalui tahap seleksi alam (Howard. 1991: 77).
- Penutup
dari semua kajian ini, teori evolusi Darwin mau mengatakan bahwa setiap organisme selalu mengalami perkembangan dan proses. Proses ini dimulai dari yang paling sederhana sampai pada spesies yang besar dan seharusnya. Proses dari evolusi ini dikatakan juga sebagai perubahan yang diwariskan setiap organisme dari generasi lain kepada generasi yang berikut.Â
Maka berdasarkan konsep evolusi Darwin terhadap dinamika kosmos, disini dapat disimpulkan bahwa dalam kosmos itu hidup organisme-organisme yang mengalami perubahan dan proses dan perkembangan dari yang sederhana menuju yang yang ada sekarang ini. Organisme itu memiliki satu nenek moyang yang sama dari proses yang sederhana itu menuju pada yang ada sekarang.***Â
Godel Fridus. K Naben
Fakultas Filsafat UNWIRA- Kupang
Baca konten-konten menarik Kompasiana langsung dari smartphone kamu. Follow channel WhatsApp Kompasiana sekarang di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VaYjYaL4Spk7WflFYJ2H