4. Desain Majalah Digital
Majalah dengan platform digital  ini ditujukan untuk mewadahi karya civitas akademika pondok pesantren. Di awal akan fokus pada karya tulis berupa artikel dan berita di seputar dunia remaja dan pendidikan. Tapi nanti akan dikembangkan kearah fitur-fitur lainnya.
Selain sebagai bentuk terobosan baru di pondok pesantren, majalah digital ini juga sebagai bentuk dukungan pondok pesantren kepada program pemerintah baik Kemdikbudristek maupun Kominfo agar para santri melek digital, tidak asal share berita yang diterima dan memerangi hoak.
Tujuan lainnya adalah penerapan dan pelaksanaan teknologi tepat sasaran yang diterapkan di pondok pesantren agar kecerdasan santri dalam menggunakan tekhnologi semakin terasah dengan baik. Adapun tampilan nantinya akan samq dengan media-media online yang sudah berkibar di jagad maya.
Hanya saja dalam perjalanannya tentu tidaklah mudah untuk menjalankan program tersebut bagi seluruh seluruh civitas akademika pondok pesantren. Dilihat dari kultur dan budaya pondok pesantren yang biasanya lebih mengutamakan pendidikan agama. Walaupun pada hakikatnya mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten merupakan embrio dari keberhasilan dan kemajuan suatu lembaga pendidikan, bukan tidak mungkin kesulitan tetap akan ditemukan dalam perjalanannya.
Â
Saat ini upaya yang dilakukan oleh Pondok Pesantren adalah dengan melakukan kerjasama dengan pihak swasta agar program Santri Digitalpreneur berjalan dengan semestinya dan harapan bangsa Indonesia terhadap lulusan Pondok Pesantren yang memiliki SDM yang bagus dapat direalisasikan dengan baik.
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI