Sejak itu, langkahnya tak mampu dibendung oleh lawan-lawannya di babak-babak berikutnya. Ia mengalahkan juara Sydney International 2022 Aslan Karatsev dari Rusia di babak perempat final dua set langsung 7-5, 6-1.
Di babak semifinal ia menyingkirkan unggulan ke-5 Pabro Carreno Busta dari Spanyol 6-3, 6-2. Sebagai informasi, Carreno Busta adalah runner up ATP Cup 2022 dan Barcelona Open 2022.
Pertandingan final antara Cerundolo versus Baez berlangsung menarik. Cerundolo cenderung defensif menghadapi Baez yang usianya dua tahun lebih muda.
Di turnamen ini, Baez lebih dijagokan menjadi juara. Jadi Cerundolo harus menerima posisinya sebagai underdog. Akan tetapi, ia mampu bermain lebih baik dari pada Baez hingga akhirnya mampu memenangkan pertandingan dan merebut gelar juara.
Baez sebenarnya juga bermain bagus, selalu menekan Cerundolo sejak awal pertandingan. Akan tetapi Cerundolo jauh lebih telaten di sepanjang pertandingan.
Cerundolo merasa tidak mudah menghadapi Baez yang digadang-gadang menjadi salah satu petenis top masa depan. Akan tetapi ia berhasil membuktikan bahwa kesabaran selalu berbuah manis.
Cerundolo seorang baseliner dengan forehand keras. Fisiknya yang prima membuatnya mampu meladeni reli-reli panjang. Di set pertama, Cerundolo sebenarnya nampak kewalahan dalam menghadapi pukulan-pukulan Baez, terutama forehand geledeknya.
Set pertama berlangsung sangat ketat dimana keduanya saling mengejar poin dan angka. Cerundolo tertinggal di set pertama 0-1, tapi segera menyamakannya dengan 1-1, 2-2, dan seterusnya hingga 5-5.
Di penghujung set, Cerundolo mampu berbalik menekan Baez yang mulai nampak kewalahan dengan serangan Cerundolo. Pada akhirnya, Cerundolo menang 7-6Â tie break 7-4.
Di set kedua, Cerundolo rupanya sudah paham dengan permainan Baez. Lawannya juga sepertinya sudah kelelahan karena energinya lumayan terforsir di set pertama.
Di sepanjang set kedua, Cerundolo mendominasi permainan dengan lebih banyak menekan Baez. Reli-reli panjang masih kerap terjadi.