Hamseyi berbeda dengan pakaian adat gorontalo lainnya karena ornamen maupun aksesorisnya tidak sesederhana Madipungu dan tidak selengkap Bili'u.
- Madipungu
Madipungu adalah baju adat yang digunakan oleh perempuan Gorontalo dalam berbagai kegiatan adat maupun kegiatan resmi pemerintahan. Madipungu biasanya digunakan dalam beberapa acara adat, yaitu:
- Upacara adat Mome'ati (Be'at atau Bai'at atau Baiat), merupakan upacara adat yang dilaksanakan pada anak perempuan di masa remaja dan saat memasuki usia akil baligh.
- Upacara adat Tolobalango (Peminangan atau Lamaran), merupakan upacara peminangan dengan adat Gorontalo
Perbedaan antara baju adat Bili'u, Hamseyi dan Madipungu yang digunakan oleh perempuan suku Gorontalo dapat dilihat dari 2 aspek utama yaitu bawahan rok yang digunakan serta ornamen pelindung tubuh antara leher dan perut. Jika pada Bili'u dan Hamseyi, rok bawah memiliki belahan terbuka memanjang, sedangkan pada Madipungu bawahan rok tidak memiliki belahan dan tertutup dihiasi oleh ornamen aksesoris khas Gorontalo.
Selain itu, ornamen bagian depan antara leher dan perut pada Madipungu berbeda dengan Bili'u dan Hamseyi karena jumlahnya sedikit dan tidak terlalu besar, sedangkan Bili'u dan Hamseyi memiliki penutup dada depan besar serta memanjang dari leher hingga ke perut.
- Wolimomo
Wolimomo merupakan salah satu pakaian adat kebesaran perempuan suku Gorontalo yang wajib digunakan pada berbagai upacara adat, salah satunya pada saat akad nikah. Dalam tata urutan kehidupan masyarakat Gorontalo, Wolimomo pada prinsipnya digunakan pada 3 (tiga) peristiwa penting dalam perjalanan hidup perempuan gorontalo, yaitu:
- Upacara adat Mome'ati (Be'at atau Bai'at atau Baiat), merupakan upacara adat yang dilaksanakan pada anak perempuan di masa remaja dan saat memasuki usia akil baligh
- Upacara adat Akaji (ijab kabul pada akad nikah) merupakan rangkaian upacara adat pernikahan yang dijalani oleh mempelai perempuan saat menikah
- Upacara adat Molontalo (Raba Puru atau Menyentuh Perut) merupakan upacara adat yang dilaksanakan pada perempuan yang memasuki bulan ke- 7 kehamilan
Disamping itu, Wolimomo juga digunakan dalam upacara adat Mome'ati (Be'at atau Bai'at), yang merupakan upacara adat bagi anak perempuan di masa remaja dan saat memasuki usia akil baligh.
- Galenggo
Galenggo merupakan pakaian adat yang digunakan oleh para Mbu'i-Mbu'i (perempuan Gorontalo) dalam berbagai kegiatan upacara adat. Pada umumnya, Galenggo dapat dikategorikan sebagai salah satu jenis baju kurung yang digunakan pada ragam kegiatan, diantaranya:
- Upacara adat Pohutu Moponika (Upacara Pernikahan), digunakan oleh para perempuan dari pihak keluarga maupun para tamu undangan yang menghadiri acara tolobalango (peminangan atau lamaran), akaji (akad nikah), depito dutu (antar harta), dan saat resepsi pernikahan
- Upacara adat Pulanga (Pemberian Gelar Adat Gorontalo), digunakan oleh para perempuan yang mendapatkan gelar adat maupun yang menghadiri upacara adat