Mohon tunggu...
Fajri Satria Hidayat
Fajri Satria Hidayat Mohon Tunggu... Administrasi - Engineer • Marketer • Researcher

Industrial Engineering - Universitas Indonesia

Selanjutnya

Tutup

Money

Tol Cipali, Paduan Solusi dan Strategi Pembangunan

23 Juli 2015   19:38 Diperbarui: 23 Juli 2015   21:23 881
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

 

Gerbang Tol Cipali ( Sumber : Dokumentasi Pribadi)

 

Roda berputar melanjutkan perjalanan menuju tol cipali. Gerbang tol sudah terlihat. Jika dilihat dari panjang tol yang dibangun tentunya ini bukan project dari kemarin sore. Tol Cipali dibangun dengan biaya investasi sekitar Rp. 12,5 Triliun oleh Badan Usaha Jalan Tol PT Lintas Marga Sedaya (LMS) Sebagai developer sekaligus pihak operasional dengan pemegang saham Plus Expressways International Berhad (55%) dan PT Bhaskara Utama Sedaya (45%). Proses ini membutuhkan yang proses yang panjang dimana dimulai dari perizinan survey yang dilakukan. Proses inin dimulai padatahun 2006. Tentu membutuhkan proses yang matang antar pihak yang terkait agar mewujudkan penyelenggaraan tol yang ada.


Mari kita melaju menuju gerbang tol untukTerlihat gerbang masih baru. Dimana sudah digunakan untuk melayani pengguna tol yang berdatangan. Tarif tol dikenakan 96.000. Tidak terlalu murah ataupun tidak terlalu mahal karena ini biasa ada pada tol-tol lainnya. Untuk transaksi pembayaran Gerbang Tol Cikopo melayani dua transaksi yaitu pembayaran tol dan pengambilan Kartu Tol untuk meneruskan perjalanan berikutnya. Jadi ketika Anda membayar tol, Petugas juga akan memberikan Kartu Tol untuk masuk ruas tol berikutnya.

Penyempurnaan Failitas Rest Area ( Sumber : Dokumentasi Pribadi)

Fasilitas Rest Area ( Sumber : Dokumentasi Pribadi)

Terkait dengan fasilitas yang ada, Sejumlah fasilitas sudah terlengkapi dengan baik. Memasuki Rest Area Km.102. Tol Cikopo ada 4 titik untuk beristirahat (Rest Area) diantaranya Km 86A (Tak tersedia SPBU), Km. 102 (Tersedia SPBU), Km. 130A (Tak tersedia SPBU), dan Km.166 (Tersedia SPBU). Sebaliknya, dari Tol Palimanan ada 4 titik untuk transit beristirahat (Rest Area) diantaranya Km.166 (Tersedia SPBU), Km.130B (Tak tersedia SPBU), Km.101 (Tersedia SPBU) dan Km 86B (Tak tersedia SPBU). Tak ada perbedaan mencolok dengan rest area pada umumnya dan semua berfungsi dengan baik. Adapun beberapa kekurangan masih dilakukan proses penggrapan dan penyempurnaan menyambut musim mudik dan arus balik.
Untuk operasional pengunaaan Tarif tol dikenakan 96.000. Tidak terlalu murah ataupun tidak terlalu mahal karena ini biasa ada pada tol-tol lainnya. Untuk transaksi pembayaran Gerbang Tol Cikopo melayani dua transaksi yaitu pembayaran tol kemudian pengambilan Kartu Tol untuk melanjutkan perjalanan selanjutnya. Dengan demikian saat Anda membayar tol, Petugas juga akan memberikan Kartu Tol untuk masuk tol berikutnya. Harga yang ekonomis untuk perjalanan anda yang lebih efisien terlebih diberikan potongan harga untuk menyambut musim mudik.

 

 

Jalan Di sekitar Rest Area  ( Sumber : Dokumentasi Pribadi)

 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Money Selengkapnya
Lihat Money Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun