Paradigma Jangka pendek lawan jangka panjang ,ini paling sering terjadi dan mudah diamati. Kadang perlu untuk memilih antara yang kelihatannya terbaik untuk saat ini dan yang terbaik untuk masa yang akan datang.
Kesimpulan dari koneksi antar materi ini adalah bahwa apapun sebuah keputusan yang sudah diambil harus mampu memberikan rasa nyaman, kondusif, aman dan berdampak positif disekolah , karena sejatinya seorang guru adalah merupakan seorang pemimpin pembelajar  yang akan menentukan arah kebijakan belajar dan tentunya harus berorientasii kepada keberpihakan terhadapa murid.sesuai dengan cita cita Kihajar Dewantara. Pembelajaran coaching,pembelajran social emosional tentunya sebagi bekal bagaimana seorang pendidik memiliki keterampilan psikologis dalam menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan kesulitan dan umpan balik positif
Keputusan yang tepat tentunya akan membawa keadaaan yang lebih positif kondusif, aman, dan nyaman. Kita ilustrasikan sebuah sekolah yang nyaman aman dan kondusif didalamnya tumbuh dan berkembangnya  budaya positif, murid memiliki motivasi yang cukup tinggi, belajar tanpa pujian dan hadiah , taat tanpa hukuman.pembelajaran yang berpihak kepada murid,pendidik yang selalu melihat kodrat dan kebutuhan murid serta mampu mengelola emosi menjadi sebuah kekuatan positif,menjadi pendengar yang baik ketika murid memiliki sebuah masalah, memilik para  pendidik yang bisa dan mampu membuat keputusan sebagai pemimpin pembelajaran disekolah, ini adalah cita cita kita sebagai guru di abad 21, dengan kata lain proses pengambilan keputusan yang dilakukan harus berdasarkan atau menerapkan dilemma etika.
Demikianlah koneksi antar materi  modul 3.1tentang pengambilan sebuah keputusan  yang saya paparkan, terimaksih
Follow Instagram @kompasianacom juga Tiktok @kompasiana biar nggak ketinggalan event seru komunitas dan tips dapat cuan dari Kompasiana
Baca juga cerita inspiratif langsung dari smartphone kamu dengan bergabung di WhatsApp Channel Kompasiana di SINI