Kakak saya, tinggal di pulau Bintan, Kepulauan Riau juga menggunakan Indihome karena paling stabil dan cepat. Siaran televisi tidak dapat ditangkap dengan menggunakan provider lain. Padahal ia senang menyimak berita di televisi.Â
5. Indihome memiliki 245 channel TV, dan bisa ditambahkan lagi 20 saluran. Ini membuat kita bisa mengetahui berita dari negara manapun. Sangat senang mengetahui perkembangan dari seluruh dunia, membuat wawasan kita bertambah luas.
6. Indihome memperkuat pembelajaran melalui daring. Jika siswa-siswi harus belajar daring, tidak mungkin tanpa internet yang berkualitas prima. Daripada putus-putus berisiko terhadap daya serap belajar, maka lebih baik menggunakan IndiHome. Komunikasi dengan para guru lancar dan mereka mudah menangkap apa yang diajarkan.
Dengan menggunakan aplikasi zoom dan dukungan internet tercepat, pembelajaran daring dapat terlaksana dengan baik.Â
7. IndiHome telah membentangkan fiber optik 166, 343 km ke seluruh Indonesia. Ini setara dengan 4 kali keliling bumi. Perlu diingat bahwa wilayah Indonesia sangat luas dan terdiri dari kepulauan. Bahkan negara adidaya Amerika Serikat pun tidak sebesar Indonesia.
8. Menjadi sarana untuk memutar roda perekonomian. Banyak kantor yang menerapkan WFH (Work From Home) atau bekerja dari rumah. Tanpa internet yang bagus, tentu tidak bisa berjalan lancar. Karena itu IndiHome menjadi pendukung utama WFH.
Kegiatan kita, salah satunya adalah mengikuti webinar melalui zoom. Hal ini juga dilakukan sebagian besar orang- orang yang bekerja. Mereka menyelenggarakan pertemuan secara daring, baik rapat kantor hingga komunitas atau organisasi.
Lucunya, baru setahun terakhir ini saya mengetahui tentang zoom dan sejenisnya. Kalau tidak, mungkin saya akan ketinggalan zaman. Kecanggihan teknologi berjalan seiring dengan kebutuhan manusia.
Saya tetap menulis untuk menjaga kesehatan otak dan juga mencari nafkah. Hasil tulisan jelas hanya bisa dikirimkan melalui internet. Sangat menakjubkan mengetahui bahwa kita bisa mengirim sesuatu dalam hitungan detik, sudah diterima di belahan dunia yang lain.
Nah, selain berkarya dengan tulisan, saya juga membuat foto dan video. Maklum saya memiliki konten media sosial yang harus selalu diperbarui. Saya memiliki akun YouTube, Instagram, Twitter dan Facebook. Semua tidak pernah sepi dari konten.
Hebatnya, teman-teman seniman juga mampu menyesuaikan diri dengan memaksimalkan penggunaan internet. Malah sekarang berkembang cara menggambar/melukis melalui aplikasi canva. Ini satu hal yang belum sempat saya coba.