Tiga petugas yang ramah, sebut saja mas Bagas, mas Aryo dan mbak Desi menyambut kedatangan kami dan dengan sabar menjawab banyak pertanyaan dari kami berdua.Â
Mereka yang bekerja ada di perkebunan anggrek Zilquin, Tawangmangu itu rata-rata lulusan dari SMK dengan jurusan yang beragam.
Sambil membaca pamflet tentang kebun anggrek itu, saya juga mendengarkan penjelasan secara lebih engkap dari mas Bagas dan mbak Desi.Â
Kami pun berjalan mengelilingi area kebun ratusan anggrek yang di bagi menjadi beberapa petak.Â
Ada yang terpisah sebagai outlet atau galeri bunga anggrek di daerah Somokado, Ngeblak, dan di Nglurah, Tawangmangu untuk pembibitan, pembudidayaan dan perawatannya.
Omzet kebun anggrek yang didirikan pada bulan Juli 2014 itu semakin meningkat hingga mampu membangun dan mengembangkan bibit dengan adanya greenhouse.Â
Hal itu membuktikkan bahwa bisnis mendirikan kebun bunga anggrek dipandang sangat menguntungkan mulai dari sektor ekonomi, pariwisata dan sebagi produk unggulan daerah tentunya.
Bagaimana dengan perawatan bunga anggrek?
Sulit atau mudahnya perawatan dari bunga anggrek tergantung pada jenis bunga anggrek itu sendiri.Â
Berikut ini tips dari pejelasan para petugasnya: